Perbedaan Toro Company (The) Common Stock dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: Toro Company (The) Common Stock diperdagangkan di $98,27 (kapitalisasi pasar $9,27B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $111,34 (kapitalisasi pasar $21,98B). Perbedaan utamanya: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Toro Company (The) Common Stock, dan Toro Company (The) Common Stock membagikan dividen 1,59%, sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Toro Company (The) Common Stock selama 0 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 115 Hari.
| TTC | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $9,27B | $21,98B |
Volume | 688.325 | 5.684.050 |
Sektor | Industrials | — |
Tertinggi 52 Minggu | $101,76 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $67,99 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 0 Hari | 115 Hari |
Nilai Perusahaan | $10,17B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,59% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Toro Company (TTC) diperdagangkan di $97.88 dengan kenaikan 1.27% hari ini, menunjukkan momentum positif setelah melampaui ekspektasi pendapatan kuartal ketiga. Perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan 8.4% menjadi $1.23 miliar pada Q3 2026 dan meningkatkan panduan laba penuh tahun. Valuasi dengan P/E 26.17 dan ROE 26.45% mencerminkan kualitas fundamental yang kuat, didukung oleh pertumbuhan di segmen profesional dan residensial.
Outlook positif dengan target konsensus analis $117.50 memberikan potensi apresiasi 20%, namun risiko termasuk tekanan inflasi, tarif impor, dan volatilitas pasar. Eksekusi strategi infrastruktur dan otomatisasi oleh CEO baru menjadi katalis pertumbuhan, meskipun margin laba bersih 7.64% perlu dipertahankan di tengah tantangan makroekonomi.
XLY (Consumer Discretionary Select Sector SPDR ETF) diperdagangkan di $112.36 dengan kenaikan harian 0.07%. Sinyal teknis keseluruhan bullish meskipun rata-rata bergerak menunjukkan bias bearish. ETF ini mengalami underperformance tahunan dengan penurunan lebih dari 7% pada 2026 dibandingkan kenaikan 6.6% untuk rekan sektor staples. Analis memberikan konsensus beli 100% dengan fokus pada tren 'funflation' dan ketahanan konsumen.
Outlook XLY bergantung pada daya beli konsumen dan tren belanja liburan yang diproyeksikan tumbuh 4.8%. Risiko utama meliputi tekanan inflasi dan underperformance berkelanjutan versus S&P 500. Peluang terletak pada pemulihan sektor discretionary jika ekonomi AS menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
The Toro Company merancang, memproduksi, dan memasarkan peralatan untuk perawatan rumput (turf), penanganan salju dan es, lanskap, konstruksi, serta irigasi. Produknya digunakan di lapangan golf, lapangan olahraga, serta properti residensial dan komersial di lebih dari 125 negara.
Selengkapnya di halaman TTC →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →