Perbedaan Tyson Foods, Inc. dan United States Oil ETF: Tyson Foods, Inc. diperdagangkan di $53,43 (kapitalisasi pasar $18,41B), sedangkan United States Oil ETF diperdagangkan di $148,2 (kapitalisasi pasar $1,90B). Perbedaan utamanya: Tyson Foods, Inc. jauh lebih besar — sekitar 9,7× kapitalisasi pasar United States Oil ETF, dan Tyson Foods, Inc. membagikan dividen 3,9%, sedangkan United States Oil ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tyson Foods, Inc. selama 76 Hari dan United States Oil ETF selama 21 Hari.
| TSN | USO | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $18,41B | $1,90B |
Volume | 3.757.599 | 5.932.922 |
Sektor | Consumer Staples | — |
Tertinggi 52 Minggu | $68,75 | $161,86 |
Terendah 52 Minggu | $50,47 | $66,17 |
Rata-rata Waktu Simpan | 76 Hari | 21 Hari |
Nilai Perusahaan | $25,68B | — |
Imbal Hasil Dividen | 3,9% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Tyson Foods (TSN) diperdagangkan di $52.34 dengan kenaikan 1.24% dalam 24 jam terakhir. Saham menunjukkan volatilitas dengan harga mendekati level support $52 dan resistance $53. Secara fundamental, perusahaan memiliki valuasi menarik dengan P/S 0.33 dan EV/EBITDA 9.83, namun margin laba bersih tipis di 1.03%. Tren pendapatan stabil di atas $54 miliar dengan laba bersih $474 juta pada 2025. Berita terbaru menunjukkan penurunan panduan pendapatan 2026 dan investigasi hukum yang sedang berlangsung.
Outlook: Analis konsensus bullish dengan target harga $65.40 (potensi kenaikan 25%), didukung oleh 53% rekomendasi beli. Risiko utama meliputi tekanan pada bisnis daging sapi, margin yang tipis, dan investigasi sekuritas. Peluang terletak pada valuasi yang menarik dan pembelian saham oleh CEO terpilih sebesar $1 juta pada September 2026.
USO menunjukkan performa bullish dengan kenaikan harga 2.55% menjadi $147.58, didukung sinyal teknis positif dari moving averages. Berita terkini mengindikasikan volatilitas pasar minyak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kebijakan OPEC+ yang mempertahankan target produksi. Fundamental perusahaan tidak tersedia dalam data yang diberikan.
Outlook jangka pendek dipengaruhi faktor geopolitik dengan risiko gangguan pasokan minyak. Investor perlu memantau perkembangan di Selat Hormuz dan kebijakan cadangan minyak G7. Ketidakpastian fundamental perusahaan menjadi faktor risiko utama untuk investasi jangka panjang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Tyson Foods adalah produsen ayam dan daging sapi olahan terbesar di AS. Ini juga merupakan produsen besar daging babi olahan dan produk berbasis protein dengan merek Jimmy Dean, Hillshire Farm, Ball Park, Sara Lee, Aidells, State Fair, dan Raised & Rooted, untuk beberapa nama. Tyson menjual 81% produknya melalui berbagai saluran AS, termasuk pengecer (47% pada tahun fiskal 2021), layanan makanan (32%), dan perusahaan industri dan makanan kemasan lainnya (10%). Selain itu, 11% pendapatan perusahaan ini berasal dari ekspor ke Kanada, Meksiko, Brasil, Eropa, China, dan Jepang.
Selengkapnya di halaman TSN →ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk minyak mentah ringan dan manis, jenis minyak mentah lainnya, minyak pemanas diesel, bensin, gas alam, dan bahan bakar berbasis minyak bumi lainnya.
Selengkapnya di halaman USO →