Perbedaan Thomson Reuters Corp dan 22nd Century Group Inc: Thomson Reuters Corp diperdagangkan di $90,98 (kapitalisasi pasar $41,28B), sedangkan 22nd Century Group Inc diperdagangkan di $4,25 (kapitalisasi pasar $1,49M). Perbedaan utamanya: 22nd Century Group Inc jauh lebih besar — sekitar 36094961,2× kapitalisasi pasar Thomson Reuters Corp, dan Thomson Reuters Corp membagikan dividen 2,75%, sedangkan 22nd Century Group Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| TRI | XXII | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $41,28B | $1,49M |
Sektor | Industrials | Technology |
Tertinggi 52 Minggu | $205,54 | $1,07K |
Terendah 52 Minggu | $76,55 | $3,90 |
Nilai Perusahaan | $43,24B | -$6,74M |
Imbal Hasil Dividen | 2,75% | — |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Thomson Reuters adalah hasil merger raksasa antara Thomson asal Kanada dan Reuters Group asal Inggris senilai $17,6 milyar di tahun 2008 dan penggabungan bisnis finansial dan resiko mereka, Refinitiv, di mana terdapat 45% kepemilikan, di tahun 2018. Di tahun 2019, perusahaan ini sepakat untuk menukar 45% saham di Refinitiv untuk 15% kepemilikan di LSE, yang selesai pada awal 2021. Setelah proses divestasi, perusahaan ini kini lebih berfokus memasarkan perangkat lunak dan data legal mereka, Westlaw, dan perangkat lunak akuntansi perpajakan, Onesource. Reuters meraih kisaran 80% pemasukan dan 70% pengeluaran dari Amerika Serikat, sedangkan sisanya (kebanyakan melalui segmen penerbitan global dan Reuters News) yang terdistribusi melintasi Amerika Latin, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia Pasifik.
Selengkapnya di halaman TRI →22nd Century Group adalah perusahaan bioteknologi tanaman yang menggunakan rekayasa genetika untuk mengontrol kadar nikotin pada tanaman tembakau. Lini produk utamanya, VLN®, adalah satu-satunya rokok bakar pertama yang diizinkan oleh FDA sebagai Produk Tembakau dengan Risiko Modifikasi (MRTP), mengandung nikotin 95% lebih sedikit daripada rokok tradisional untuk membantu perokok dewasa mengurangi kebiasaan merokok.
Selengkapnya di halaman XXII →