Perbedaan iShares 20 Plus Year Treasury Bond ETF dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: iShares 20 Plus Year Treasury Bond ETF diperdagangkan di $77,98 (kapitalisasi pasar $47,61B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,85 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: iShares 20 Plus Year Treasury Bond ETF jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund, dan iShares 20 Plus Year Treasury Bond ETF lebih aktif diperdagangkan (49.263.490 vs 5.690.342). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares 20 Plus Year Treasury Bond ETF selama 83 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| TLT | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $47,61B | $21,89B |
Volume | 49.263.490 | 5.690.342 |
Sektor | Fixed Income | — |
Tertinggi 52 Minggu | $92,06 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $77,11 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 83 Hari | 114 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
TLT, iShares 20+ Year Treasury Bond ETF, diperdagangkan di $77.87 dengan kenaikan harian 0.94%. Teknikal menunjukkan sinyal bearish dengan moving averages memberikan 10 sinyal jual versus 3 sinyal beli. ETF ini telah turun 11% tahun ini dan 46% dalam lima tahun terakhir akibat tekanan kenaikan suku bunga jangka panjang. Dividen konsisten dengan pembayaran $0.31-0.33 per saham.
Outlook TLT bergantung pada arah suku bunga Treasury. Potensi rebound jika suku bunga turun, namun risiko tetap tinggi jika Federal Reserve mempertahankan kebijakan hawkish. Investor mencari yield tinggi mungkin tertarik, tetapi volatilitas pasar obligasi menjadi perhatian utama.
XLY (Consumer Discretionary Select Sector SPDR ETF) diperdagangkan di $111.7 dengan kenaikan harian 0.31%. Sinyal teknis keseluruhan bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan jual. ETF ini mengalami underperformance tahunan dengan penurunan lebih dari 7% pada 2026, tertinggal dari sektor consumer staples. Analis memberikan konsensus beli 100% dengan ekspektasi pemulihan seiring tren 'funflation' dan pengeluaran konsumen yang tangguh.
Outlook XLY bergantung pada ketahanan pengeluaran konsumen dan momentum 'funflation'. Risiko utama termasuk tekanan inflasi berkelanjutan dan volatilitas pasar. Dengan eksposur ke saham-saham discretionary terkemuka, ETF ini menawarkan potensi pemulihan jika kondisi ekonomi mendukung, namun investor perlu memantau tekanan kompetitif dari sektor staples dan sensitivitas terhadap siklus ekonomi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Reksa dana indeks ini akan menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya pada sekuritas dari indeks target, dan setidaknya 90% dari total asetnya akan diinvestasikan dalam US Treasury yang penasihat percaya akan membantu reksa dana indeks ini mengikuti indeks target. Indeks target mengukur kinerja US Treasury yang memiliki tempo lebih dari atau sama dengan dua puluh tahun.
Selengkapnya di halaman TLT →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →