Perbedaan Tilray Brands Inc dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: Tilray Brands Inc diperdagangkan di $3,54 (kapitalisasi pasar $530,54M), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,85 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: Tilray Brands Inc jauh lebih besar — sekitar 24236637734,1× kapitalisasi pasar Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund, dan Tilray Brands Inc lebih aktif diperdagangkan (9.099.075 vs 5.690.342). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tilray Brands Inc selama 31 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| TLRY | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $530,54M | $21,89B |
Volume | 9.099.075 | 5.690.342 |
Sektor | Health | — |
Tertinggi 52 Minggu | $17,20 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $3,54 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 31 Hari | 114 Hari |
Nilai Perusahaan | $684,46M | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
TLRY diperdagangkan pada $3.59, turun 3.36% dalam 24 jam dan mendekati level terendah 52-minggu. Saham menunjukkan sinyal teknis bearish dengan tekanan jual yang kuat, sementara fundamental menunjukkan tantangan signifikan termasuk kerugian bersih $2.19 miliar pada 2025 dan margin laba bersih negatif 13.26%. Perusahaan terus mengalami miss pada ekspektasi EPS dalam empat kuartal terakhir, meskipun revenue tumbuh menjadi $821 juta pada 2025.
Outlook TLRY tetap berisiko tinggi dengan profitabilitas yang belum tercapai dan ketergantungan pada pendanaan eksternal. Potensi upside terletak pada konsensus target harga analis sebesar $65.01, namun investor perlu mempertimbangkan volatilitas sektor cannabis dan tantangan operasional yang berkelanjutan sebelum mengambil posisi.
XLY diperdagangkan di $111.7 dengan kenaikan harian 0.31%, menunjukkan stabilitas jangka pendek. Sinyal teknis bullish namun dengan indikator campuran - moving averages bearish sementara osilator netral. Analis sepakat rekomendasi beli 100% didukung tren 'funflation' yang mendorong sektor konsumen diskresioner. ETF ini mengalami underperformance -7% tahun 2026 versus S&P 500.
Outlook XLY didukung pengeluaran konsumen yang tangguh dan prospek liburan yang kuat, namun tekanan inflasi dan underperformance versus pasar luas menjadi risiko utama. Konsensus analis yang bullish dan momentum 'funflation' menawarkan potensi pemulihan, meski volatilitas sektoral perlu diwaspadai.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Tilray adalah perusahaan Kanada yang menanam dan menjual ganja medis dan rekreasional. Pada 2021, Aphria mengakuisisi Tilray melalui merger terbalik dan mengadopsi nama Tilray. Sebagian besar penjualannya berasal dari Kanada dan ekspor ganja medis internasional, sementara bisnisnya di AS berfokus pada produk CBD dan alkohol.
Selengkapnya di halaman TLRY →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →