Perbedaan TJX Companies Inc dan State Street PDR S&P Retail ETF: TJX Companies Inc diperdagangkan di $137,76 (kapitalisasi pasar $152,62B), sedangkan State Street PDR S&P Retail ETF diperdagangkan di $83,73 (kapitalisasi pasar $389,66M). Perbedaan utamanya: State Street PDR S&P Retail ETF jauh lebih besar — sekitar 2553138514× kapitalisasi pasar TJX Companies Inc, dan TJX Companies Inc membagikan dividen 1,38%, sedangkan State Street PDR S&P Retail ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan TJX Companies Inc selama 97 Hari dan State Street PDR S&P Retail ETF selama 44 Hari.
| TJX | XRT | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $152,62B | $389,66M |
Volume | 8.079.794 | 4.275.820 |
Sektor | Consumer Cyclical | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $168,41 | $92,35 |
Terendah 52 Minggu | $122,84 | $77,28 |
Rata-rata Waktu Simpan | 97 Hari | 44 Hari |
Nilai Perusahaan | $160,93B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,38% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham TJX diperdagangkan di $138,8, naik 1,28% dalam 24 jam, dengan momentum teknis bullish dan fundamental yang kuat. Perusahaan melaporkan pendapatan $56,36 miliar pada 2025, dengan margin laba bersih 8,63% dan ROE 62,17%. Analis mayoritas memberikan rekomendasi beli (84,9%), dengan target harga konsensus $174,15, menunjukkan potensi kenaikan 28%. Tren pendapatan dan laba terus meningkat, didukung oleh ekspansi toko dan permintaan ritel off-price yang tangguh.
Outlook positif didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang konsisten dan ekspektasi laba yang kuat, namun investor perlu waspada terhadap risiko persaingan ketat di ritel dan volatilitas pasar. Saham saat ini mendekati level resistance teknis, dengan RSI menunjukkan kondisi overbought yang memerlukan kehati-hatian jangka pendek.
XRT (SPDR S&P Retail ETF) diperdagangkan pada $83.46 dengan kenaikan harian 0.66%. Sinyal teknis keseluruhan bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan bearish. ETF retail ini menghadapi lingkungan makro yang menantang dengan suku bunga tinggi dan tekanan inflasi yang membebani konsumen, namun mendapat dukungan dari proyeksi penjualan liburan yang kuat dan pembicaraan perdagangan AS-China yang positif.
Outlook untuk XRT tetap hati-hati dengan potensi upside terbatas. Meskipun data penjualan retail menunjukkan ketahanan konsumen, tekanan makro dan underperformance relatif terhadap pasar luas membentuk risiko signifikan. Investor perlu mempertimbangkan eksposur sektor retail yang selektif dengan fokus pada nilai dan konsumen sehari-hari.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
TJX adalah peritel pakaian, mode rumah, dan barang dagangan terkemuka lainnya dengan harga diskon. Perusahaan ini menjual berbagai barang bermerek, secara oportunistik membeli inventaris dari jaringan lebih dari 21.000 vendor di seluruh dunia. TJX menargetkan mengurangi harga reguler pengecer konvensional sebesar 20%-60%, memanfaatkan jaringan perdagangan yang fleksibel, toko yang relatif sederhana, dan pengalaman berbelanja yang menarik untuk mendorong margin dan perputaran inventaris. TJX memperoleh 79% dari pendapatan fiskal 2022 dari Amerika Serikat, dengan 11% dari Eropa (kebanyakan Inggris dan Jerman), 9% dari Kanada, dan sisanya dari Australia. Perusahaan ini mengoperasikan 4.689 toko pada akhir tahun fiskal 2022 di bawah T.J. Maxx, T.K. Maxx, Marshalls, HomeGoods, Winners, Homesense, Winners, dan spanduk Sierra.
Selengkapnya di halaman TJX →XRT adalah ETF dengan bobot setara yang melacak sektor ritel AS. Produk ini memberikan akses terdiversifikasi ke peritel pakaian, otomotif, hingga online, termasuk nama besar seperti Amazon, Target, dan Costco.
Selengkapnya di halaman XRT →