Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Tifico Fiber Indonesia Tbk. (TFCO) vs Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)

Tifico Fiber Indonesia Tbk.Trading
Unilever Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Tifico Fiber Indonesia Tbk. dan Unilever Indonesia Tbk.: Tifico Fiber Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp800 (kapitalisasi pasar 3,86 T, volume 24 jam 300), sedangkan Unilever Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.630 (kapitalisasi pasar 63,14 T, volume 24 jam 16,73 jt). Perbedaan utamanya: Unilever Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 16,4× kapitalisasi pasar Tifico Fiber Indonesia Tbk., dan Unilever Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (16,73 jt vs 300). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

TFCOUNVR
Kapitalisasi Pasar
3,86 T63,14 T
Volume
30016,73 jt
Lot
3167,33 rb
Perputaran
240 rb27,33 M
Harga Rata-rata
8001.633,14
Nilai Transaksi
240 rb27,33 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
8001.630
Volume Ekuilibrium Indikatif
3006,97 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

TFCO
Lihat detail
UNVR
Lihat detail

Tentang Tifico Fiber Indonesia Tbk.

PT Tifico Fiber Indonesia Tbk was established in the Republic of Indonesia under the name PT Teijin Indonesia Fiber Corporation on October 25, 1973. PT Teijin Indonesia Fiber Corporation is founded by two Japanese company: Teijin Limited, and PT Tomen Corporation in 1973. The company has a polyester fiber for textile factory in Tangerang.

Selengkapnya di halaman TFCO

Tentang Unilever Indonesia Tbk.

PT Unilever Indonesia Tbk (the Company) was established on 5 December 1933 as Levers Zeepfabrieken N.V. by deed No. 23 of Mr. A.H. van Ophuijsen, a notary in Batavia, which was approved by the Gouverneur Generaal van Nederlandsch-Indie in letter No. 14 on 16 December 1933, registered at the Raad van Justitie in Batavia under No. 302 on 22 December 1933 and published in the Javasche Courant on 9 January 1934, Supplement No. 3.

Selengkapnya di halaman UNVR