Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Tunas Baru Lampung Tbk. (TBLA) vs Mizuho Leasing Indonesia Tbk. (VRNA)

Tunas Baru Lampung Tbk.Trading
Mizuho Leasing Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Tunas Baru Lampung Tbk. dan Mizuho Leasing Indonesia Tbk.: Tunas Baru Lampung Tbk. diperdagangkan di Rp620 (kapitalisasi pasar 3,77 T, volume 24 jam 365,4 rb), sedangkan Mizuho Leasing Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp74 (kapitalisasi pasar 426,55 M, volume 24 jam 7,9 rb). Perbedaan utamanya: Tunas Baru Lampung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,8× kapitalisasi pasar Mizuho Leasing Indonesia Tbk., dan Tunas Baru Lampung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (365,4 rb vs 7,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

TBLAVRNA
Kapitalisasi Pasar
3,77 T426,55 M
Volume
365,4 rb7,9 rb
Lot
3,65 rb79
Perputaran
226,32 jt587,8 rb
Harga Rata-rata
619,3974,41
Nilai Transaksi
226,32 jt587,8 rb
Harga Ekuilibrium Indikatif
625
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,4 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

TBLA
Lihat detail
VRNA
Lihat detail

Tentang Tunas Baru Lampung Tbk.

PT Tunas Baru Lampung Tbk (the Company) was established by virtue of Notarial Deed No. 23 dated December 22, 1973 of Halim Kurniawan, S.H., public notary in Teluk Betung. PT. Tunas Baru Lampung is a member of Sungai Budi Group which was founded in 1947 and is a pioneer in Indonesia`s agricultural industry.

Selengkapnya di halaman TBLA

Tentang Mizuho Leasing Indonesia Tbk.

PT Verena Oto Finance (the Company) was established under its original name of PT Maxima Perdana Finance base on notarial deed No.43 of Mrs Sri Nanning, S.H, dated on Jul 21, 1993. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 32 of Fathiah Helmi, S.H., dated Mar 26, 2007, concerning among others, the change in the Companys name, increase authorized, change in par value, and increase paid-up capital.

Selengkapnya di halaman VRNA