Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Express Transindo Utama Tbk. (TAXI) vs Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON)

Express Transindo Utama Tbk.Trading
Wijaya Karya Beton Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Express Transindo Utama Tbk. dan Wijaya Karya Beton Tbk.: Express Transindo Utama Tbk. diperdagangkan di Rp15 (kapitalisasi pasar 143,13 M, volume 24 jam 55,89 jt), sedangkan Wijaya Karya Beton Tbk. diperdagangkan di Rp78 (kapitalisasi pasar 688,52 M, volume 24 jam 7,45 jt). Perbedaan utamanya: Wijaya Karya Beton Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Express Transindo Utama Tbk., dan Express Transindo Utama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (55,89 jt vs 7,45 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

TAXIWTON
Kapitalisasi Pasar
143,13 M688,52 M
Volume
55,89 jt7,45 jt
Lot
558,88 rb74,47 rb
Perputaran
838,32 jt593,3 jt
Harga Rata-rata
1579,67
Nilai Transaksi
838,32 jt593,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1578
Volume Ekuilibrium Indikatif
309,64 rb2,85 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

TAXI
Lihat detail
WTON
Lihat detail

Tentang Express Transindo Utama Tbk.

Express Transindo Utama, PT (the Company) formerly PT Kasih Bhakti Utama was established on June 11, 1981 based on Notarial Deed No. 9 of Max Lahoendoeitan, S,H., substitude notary of Nico Rudolf Makahanap, S.H., notary in Jakarta which was amended by Notarial Deed No. 8 dated February 3, 1986 of Nico Rudolf Makahanap S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman TAXI

Tentang Wijaya Karya Beton Tbk.

PT. Wijaya Karya Beton (the Company), to hereafter with Wika Beton, was esthablished in Jakarta with the deed of a limited liability company PT Wijaya Karya Beton No 44 dated March 11, 1997 (Act No 44), made in the presence of Achmad Bajuri, SH, as successor of the Imas Fatimah, SH, notary in Jakarta PT Wijaya Karya Beton operational activities started since March 11, 1997

Selengkapnya di halaman WTON