Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sugih Energy Tbk. (SUGI) vs Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA)

Sugih Energy Tbk.Trading
Super Bank Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sugih Energy Tbk. dan Super Bank Indonesia Tbk.: Sugih Energy Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 1,24 T), sedangkan Super Bank Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp505 (kapitalisasi pasar 17,11 T, volume 24 jam 11,9 jt). Perbedaan utamanya: Super Bank Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 13,8× kapitalisasi pasar Sugih Energy Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SUGISUPA
Kapitalisasi Pasar
1,24 T17,11 T
Volume
11,9 jt
Lot
119,04 rb
Perputaran
6 M
Harga Rata-rata
504,24
Nilai Transaksi
6 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
505
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,29 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SUPA
Lihat detail

Tentang Sugih Energy Tbk.

PT Sugih Energy Tbk was established based on Notarial Deed No. 90, in Jakarta as PT. Saranatama Unimada Gunabina International on March 26th 1990. On 1992, corporate began the operation as sole agent of diesel generator leasing company, Aggreko Benerator, Plc., Australia. On 1997, corporate elected as Daewoo heavy equipments sole agent, but caused of monetary & political crisis in Indonesia, corporate return the agency. On 2000, corporate develope the automotive spare parts distributor business, that was handled by PT. Prima Samapersada (afiliated) which conducted in this business since 1982. On 2001, corporate continued the agency of HINO Truck from PT. Indo Samapersada (afiliated) untill now.

Selengkapnya di halaman SUGI

Tentang Super Bank Indonesia Tbk.

PT Super Bank Indonesia Tbk. (hereinafter referred to as the Bank) formerly under the name of PT Bank Fama International was established by Deed No. 36 on 5 March 1993, before Notary Herlien, S.H. The Bank has received a license as a commercial bank according to the Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 834/KMK.017/1993 dated 11 October 1993.

Selengkapnya di halaman SUPA