Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI) vs Dosni Roha Indonesia Tbk. (ZBRA)

Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading
Dosni Roha Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Wilton Makmur Indonesia Tbk. dan Dosni Roha Indonesia Tbk.: Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp99 (kapitalisasi pasar 1,55 T, volume 24 jam 181,17 jt), sedangkan Dosni Roha Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 125,54 M). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,3× kapitalisasi pasar Dosni Roha Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SQMIZBRA
Kapitalisasi Pasar
1,55 T125,54 M
Volume
181,17 jt
Lot
1,81 jt
Perputaran
17,89 M
Harga Rata-rata
98,73
Nilai Transaksi
17,89 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
99
Volume Ekuilibrium Indikatif
37,95 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SQMI
Lihat detail
ZBRA
Lihat detail

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI

Tentang Dosni Roha Indonesia Tbk.

PT Zebra Nusantara Tbk. (the Company) was founded on January 8th, 1987 under the name PT Zebra Taxi. The Company, which started its operation on April 1987 with 25 taxi units has developed rapidly into a company with the biggest taxi fleet in Surabaya. On January 23, 1996, the Capital Market Supervisory Board (Bapepam) approved the tender offered by PT Infiniti Wahana to buy PT Zebra Nusantara’s shares at Rp 2,625 per share.

Selengkapnya di halaman ZBRA