Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI) vs Satu Visi Putra Tbk. (VISI)

Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading
Satu Visi Putra Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Wilton Makmur Indonesia Tbk. dan Satu Visi Putra Tbk.: Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp99 (kapitalisasi pasar 1,55 T, volume 24 jam 181,17 jt), sedangkan Satu Visi Putra Tbk. diperdagangkan di Rp1.035 (kapitalisasi pasar 2,97 T, volume 24 jam 3,06 jt). Perbedaan utamanya: Satu Visi Putra Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (181,17 jt vs 3,06 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SQMIVISI
Kapitalisasi Pasar
1,55 T2,97 T
Volume
181,17 jt3,06 jt
Lot
1,81 jt30,57 rb
Perputaran
17,89 M3,05 M
Harga Rata-rata
98,73998,37
Nilai Transaksi
17,89 M3,05 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
991.035
Volume Ekuilibrium Indikatif
37,95 rb199

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SQMI
Lihat detail
VISI
Lihat detail

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI

Tentang Satu Visi Putra Tbk.

PT Satu Visi Putra Tbk (the Entity) was established based on Deed No. 16, dated February 14, 2018 of Soeprayitno, S.H., notary in Surabaya. The Entity started its commercial operation in 2018.

Selengkapnya di halaman VISI