Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI) vs Agro Bahari Nusantara Tbk. (UDNG)

Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading
Agro Bahari Nusantara Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Wilton Makmur Indonesia Tbk. dan Agro Bahari Nusantara Tbk.: Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp71 (kapitalisasi pasar 1,2 T, volume 24 jam 73,28 jt), sedangkan Agro Bahari Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp1.260 (kapitalisasi pasar 2,22 T, volume 24 jam 900 rb). Perbedaan utamanya: Agro Bahari Nusantara Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73,28 jt vs 900 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SQMIUDNG
Kapitalisasi Pasar
1,2 T2,22 T
Volume
73,28 jt900 rb
Lot
732,81 rb9 rb
Perputaran
5,26 M1,14 M
Harga Rata-rata
71,781.266,77
Nilai Transaksi
5,26 M1,14 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
711.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
13,58 rb58

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SQMI
Lihat detail
UDNG
Lihat detail

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI

Tentang Agro Bahari Nusantara Tbk.

PT Agro Bahari Nusantara Tbk (Company) was established based on Notarial Deed No. 4 on April 1, 2019 from Kezia Janty Lega, S.H., M.Kn., notary in Jakarta. The company started its commercial operations since 2019.

Selengkapnya di halaman UDNG