Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI) vs Trans Power Marine Tbk. (TPMA)

Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading
Trans Power Marine Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Wilton Makmur Indonesia Tbk. dan Trans Power Marine Tbk.: Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 5,45 jt), sedangkan Trans Power Marine Tbk. diperdagangkan di Rp460 (kapitalisasi pasar 1,62 T, volume 24 jam 233 rb). Perbedaan utamanya: Trans Power Marine Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,45 jt vs 233 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SQMITPMA
Kapitalisasi Pasar
978,87 M1,62 T
Volume
5,45 jt233 rb
Lot
54,54 rb2,33 rb
Perputaran
337,35 jt107,37 jt
Harga Rata-rata
61,85460,81
Nilai Transaksi
337,35 jt107,37 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
62462
Volume Ekuilibrium Indikatif
34100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SQMI
Lihat detail
TPMA
Lihat detail

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI

Tentang Trans Power Marine Tbk.

PT Trans Power Marine Tbk (the Company), was established based on the notarial deed No. 62 dated January 24, 2005 from Darmawan Tjoa, SH, SE, notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman TPMA