Perbedaan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF dan Yum China Holdings Inc: SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $58,67, sedangkan Yum China Holdings Inc diperdagangkan di $42,27 (kapitalisasi pasar $14,48B). Perbedaan utamanya: Yum China Holdings Inc membagikan dividen 2,72%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| SPUS | YUMC | |
|---|---|---|
Sektor | Broad Market / Factor | Consumer Cyclical |
Tertinggi 52 Minggu | $59,51 | $57,95 |
Terendah 52 Minggu | $46,65 | $40,18 |
Kapitalisasi Pasar | — | $14,48B |
Nilai Perusahaan | — | $15,39B |
Imbal Hasil Dividen | — | 2,72% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SPUS diperdagangkan pada $58.72 dengan penurunan harian -0.53%. Sinyal teknis keseluruhan netral dengan moving averages bullish namun osilator netral. Tidak ada data fundamental yang tersedia dalam snapshot ini untuk menilai valuasi atau profitabilitas perusahaan. Dividen reguler $0.03 telah dibayarkan secara konsisten pada periode H1-26 dan H2-26.
Outlook terbatas karena kurangnya data fundamental. Potensi investasi bergantung pada pengungkapan kinerja keuangan perusahaan yang belum tersedia. Risiko utama termasuk ketidakpastian fundamental dan volatilitas pasar. Investor perlu menunggu laporan keuangan resmi untuk penilaian yang komprehensif.
Saham YUMC diperdagangkan di $43.34, turun 0.6% hari ini. Secara teknis, sinyal bearish mendominasi meski osilator menunjukkan momentum positif. Fundamental kuat dengan laba bersih $929 juta pada 2025 dan margin laba bersih 7.87%. Perusahaan baru saja menyelesaikan akuisisi kepemilikan merek Pizza Hut di China daratan senilai $1.2 miliar, memperkuat portofolio bisnisnya. Analis secara mayoritas memberikan rekomendasi beli (73.68%) dengan potensi kenaikan harga 25.63%.
Outlook YUMC didukung pertumbuhan pendapatan yang konsisten dan ekspansi gerai, namun menghadapi risiko volatilitas pasar China dan persaingan ketat. Valuasi yang wajar (P/E 15.88) dan kinerja kuartal yang mengalahkan ekspektasi menjadi katalis positif, meski tekanan teknis jangka pendek perlu diwaspadai.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →Dengan lebih dari 10.600 unit dan USD9,5milyar total penjualan di tahun 2020, Yum China adalah jaringan restoran terbesar di Cina. Mereka mendapat pemasukan melalui restoran milik sendiri maupun biaya franchise. Konsep utama mereka termasuk KFC (7.166 unit) dan Pizza Hut (2.355), tapi portofolio perusahaan ini juga termasuk brand lain seperti Little Sheep, East Dawning, Taco Bell, Huang Ji Huang, COFFii & Joy, dan Lavazza (semuanya sekitar 985 unit). Yum China adalah pelisensi merek dagang Yum Brand, membayarkan 3% dari seluruh angka penjualan saat mereka berpisah di Oktober 2016.
Selengkapnya di halaman YUMC →