Perbedaan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF dan Materials Select Sector SPDR Fund: SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,77 (kapitalisasi pasar $3,39B), sedangkan Materials Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $49,43 (kapitalisasi pasar $7,73B). Perbedaan utamanya: Materials Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF lebih aktif diperdagangkan (349.184 vs 13.681.146). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari dan Materials Select Sector SPDR Fund selama 70 Hari.
| SPUS | XLB | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $3,39B | $7,73B |
Volume | 349.184 | 13.681.146 |
Sektor | Broad Market / Factor | — |
Tertinggi 52 Minggu | $61,15 | $53,67 |
Terendah 52 Minggu | $46,65 | $42,23 |
Rata-rata Waktu Simpan | 64 Hari | 70 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SPUS ETF diperdagangkan di $60.77 dengan penurunan 0.49% hari ini. Sinyal teknis bullish dari moving averages namun RSI menunjukkan kondisi overbought. ETF ini membayar dividen konsisten $0.03 per saham dengan short interest yang meningkat signifikan 174.5% pada September 2026.
Outlook: Potensi bullish jangka pendek didukung momentum teknis, namun kenaikan short interest dan kondisi overbought RSI mengindikasikan risiko koreksi. Dividen stabil memberikan pendapatan tambahan bagi investor jangka panjang.
XLB (Materials Select Sector SPDR ETF) diperdagangkan di $49.43 dengan kenaikan harian 0.92%, menunjukkan momentum positif jangka pendek meski sinyal teknis keseluruhan bearish. ETF ini berfokus pada sektor bahan dasar dengan konsentrasi 49% di kimia dan 59% pada 10 holding terbesar. Sektor materials menghadapi volatilitas September namun mendapat dukungan dari tren infrastruktur dan manufaktur.
Outlook XLB didorong oleh momentum earnings Q2 yang kuat dan eksposur ke aset tangible yang tahan AI, namun valuasi terbatas setelah rebound sektoral. Risiko utama termasuk konsentrasi portofolio tinggi dan sensitivitas siklus ekonomi. Analisis Seeking Alpha menilai 'Hold' dengan upside terbatas pada level saat ini.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: bahan kimia; logam dan pertambangan; kertas dan hasil hutan; wadah dan pengemasan; dan bahan konstruksi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLB →