Perbedaan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF dan Toyota Motor Corp: SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $58,52, sedangkan Toyota Motor Corp diperdagangkan di $193 (kapitalisasi pasar $228,43B). Perbedaan utamanya: Toyota Motor Corp membagikan dividen 3,27%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| SPUS | TM | |
|---|---|---|
Sektor | Broad Market / Factor | Consumer Cyclical |
Tertinggi 52 Minggu | $59,51 | $248,29 |
Terendah 52 Minggu | $46,65 | $166,50 |
Kapitalisasi Pasar | — | $228,43B |
Nilai Perusahaan | — | $427,29B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,27% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SPUS diperdagangkan pada $58.72 dengan penurunan harian -0.53%. Sinyal teknis keseluruhan netral dengan moving averages bullish namun osilator netral. Tidak ada data fundamental yang tersedia dalam snapshot ini untuk menilai valuasi atau profitabilitas perusahaan. Dividen reguler $0.03 telah dibayarkan secara konsisten pada periode H1-26 dan H2-26.
Outlook terbatas karena kurangnya data fundamental. Potensi investasi bergantung pada pengungkapan kinerja keuangan perusahaan yang belum tersedia. Risiko utama termasuk ketidakpastian fundamental dan volatilitas pasar. Investor perlu menunggu laporan keuangan resmi untuk penilaian yang komprehensif.
Saham TM diperdagangkan pada $191.45, turun 2.87% hari ini, dengan sinyal teknis bearish dan tekanan jual jangka pendek. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan kinerja kuat dengan laba bersih $4.77 triliun pada 2025 dan valuasi menarik (P/E 8.51). Berita terkini menyoroti permintaan tinggi untuk model hybrid RAV4, namun diimbangi risiko tarif impor dan penurunan penjualan di China.
Outlook TM tetap solid dengan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas yang konsisten, didukung kepemimpinan teknologi hybrid. Risiko utama termasuk volatilitas pasar, tekanan tarif perdagangan, dan persaingan otomotif global. Analis memberikan konsensus hold (62.5%) dengan potensi upside berdasarkan valuasi yang rendah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →Didirikan pada tahun 1937, Toyota adalah salah satu pembuat mobil terbesar di dunia dengan 10,38 juta unit terjual secara retail pada tahun fiskal 2022 di seluruh merek kendaraan ringannya. Mereknya termasuk Toyota, Lexus, Daihatsu, dan truk Hino.
Selengkapnya di halaman TM →