Perbedaan Invesco S&P 500 Momentum ETF dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Invesco S&P 500 Momentum ETF diperdagangkan di $151,82 (kapitalisasi pasar $23,48B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,89 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: Invesco S&P 500 Momentum ETF jauh lebih besar — sekitar 6,9× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF lebih aktif diperdagangkan (349.184 vs 1.876.152). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco S&P 500 Momentum ETF selama 54 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| SPMO | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $23,48B | $3,39B |
Volume | 1.876.152 | 349.184 |
Sektor | Broad Market / Factor | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $161,66 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $107,84 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 54 Hari | 64 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SPMO diperdagangkan di $153.0 dengan kenaikan harian minimal 0.01%. Sinyal teknis keseluruhan bullish dengan moving averages menunjukkan momentum positif. ETF ini baru saja mengalami rekonstitusi September dengan 54 substitusi saham, meningkatkan eksposur ke semikonduktor dan energi. Performa momentum SPMO telah mengungguli S&P 500 sebesar 67 poin dalam lima tahun terakhir menurut analisis 247 Wallst.
Outlook positif didukung oleh momentum faktor yang kuat dan rebalancing strategis, namun konsentrasi portofolio tech-heavy membawa risiko volatilitas lebih tinggi. Analis dari The Motley Fool (6 Sep 2026) menilai SPMO sebagai ETF cerdas untuk dibeli dan ditahan jangka panjang dengan return tahunan rata-rata 37% dalam tiga tahun terakhir.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SPMO dirancang untuk melacak hasil investasi dari S&P 500 Momentum Index. Indeks ini mengukur kinerja saham-saham di S&P 500 yang menunjukkan momentum tertinggi, atau kenaikan harga terbesar, selama 12 bulan terakhir, dengan mengecualikan bulan terakhir. Dengan berinvestasi pada saham-saham ber-momentum tinggi ini, SPMO bertujuan untuk memanfaatkan tren historis bahwa saham dengan kinerja kuat baru-baru ini cenderung melanjutkan kinerja tersebut dalam waktu dekat, menawarkan pendekatan sistematis untuk investasi faktor di pasar ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPMO →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →