Perbedaan Invesco S&P 500 Low Volatility ETF dan Tilray Brands Inc: Invesco S&P 500 Low Volatility ETF diperdagangkan di $72,16 (kapitalisasi pasar $6,94B), sedangkan Tilray Brands Inc diperdagangkan di $3,54 (kapitalisasi pasar $530,54M). Perbedaan utamanya: Tilray Brands Inc jauh lebih besar — sekitar 76446685879× kapitalisasi pasar Invesco S&P 500 Low Volatility ETF, dan Tilray Brands Inc lebih aktif diperdagangkan (9.099.075 vs 1.663.703). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco S&P 500 Low Volatility ETF selama 123 Hari dan Tilray Brands Inc selama 31 Hari.
| SPLV | TLRY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $6,94B | $530,54M |
Volume | 1.663.703 | 9.099.075 |
Tertinggi 52 Minggu | $77,97 | $21,00 |
Terendah 52 Minggu | $70,30 | $3,57 |
Rata-rata Waktu Simpan | 123 Hari | 31 Hari |
Sektor | — | Health |
Nilai Perusahaan | — | $684,46M |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SPLV (Invesco S&P 500 Low Volatility ETF) diperdagangkan pada $72.18, naik 1.35% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, sementara osilator netral. Valuasi P/E 19.5x dinilai kurang menarik dibandingkan pertumbuhan. ETF ini tertinggal dari S&P 500 dengan return 5% vs 17% tahun ini, terhambat oleh kelebihan bobot di sektor Utilities, Real Estate, dan Financials.
Outlook SPLV netral dengan risiko downside dari tekanan sektor dan valuasi tinggi. Peluang terletak pada perlindungan volatilitas jika ketegangan geopolitik meningkat. Risiko utama termasuk performa sektor yang lemah dan sensitivitas terhadap suku bunga. Analis menyarankan hold dengan fokus pada stabilitas portofolio daripada pertumbuhan agresif.
Saham TLRY diperdagangkan pada $3.495, turun 5.92% dalam 24 jam, mendekati level terendah 52-minggu. Secara teknis, momentum bearish didukung oleh rata-rata bergerak, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Fundamental lemah dengan rugi bersih $2.19 miliar pada 2025 dan margin laba bersih negatif 266.26%. Berita terbaru menyoroti penurunan harga saham 57% pada 2026, namun ada optimisme terhadap potensi reformasi ganja.
Outlook TLRY tetap berisiko tinggi karena tantangan profitabilitas dan volatilitas industri. Meskipun valuasi P/S dan P/B rendah mencerminkan harga murah, konsistensi rugi dan arus kas operasi negatif membatasi daya tarik jangka pendek. Katalis potensial termasuk perkembangan regulasi ganja AS, namun investor harus siap dengan fluktuasi signifikan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Reksa dana indeks ini umumnya akan menginvestasikan setidaknya 90% dari total asetnya dalam sekuritas yang menjadi bagian dari indeks target. Sesuai dengan pedoman dan prosedur yang ditetapkan, S&P Dow Jones Indices LLC (Penyedia Indeks) mengumpulkan, memelihara, dan menghitung indeks target, yang dirancang untuk mengukur kinerja 100 konstituen dengan volatilitas terendah dari Indeks S&P 500® dalam 12 bulan terakhir sebagaimana ditentukan oleh Penyedia Indeks.
Selengkapnya di halaman SPLV →Tilray adalah perusahaan Kanada yang menanam dan menjual ganja medis dan rekreasional. Pada 2021, Aphria mengakuisisi Tilray melalui merger terbalik dan mengadopsi nama Tilray. Sebagian besar penjualannya berasal dari Kanada dan ekspor ganja medis internasional, sementara bisnisnya di AS berfokus pada produk CBD dan alkohol.
Selengkapnya di halaman TLRY →