Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Simon Property Group Inc (SPG) vs Symbotic Inc (SYM)

Simon Property Group IncTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Simon Property Group Inc dan Symbotic Inc: Simon Property Group Inc diperdagangkan di $199,66 (kapitalisasi pasar $64,59B), sedangkan Symbotic Inc diperdagangkan di $42,5 (kapitalisasi pasar $5,46B). Perbedaan utamanya: Simon Property Group Inc jauh lebih besar — sekitar 11,8× kapitalisasi pasar Symbotic Inc, dan Simon Property Group Inc membagikan dividen 4,46%, sedangkan Symbotic Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Simon Property Group Inc selama 99 Hari dan Symbotic Inc selama 23 Hari.

SPGSYM
Kapitalisasi Pasar
$64,59B$5,46B
Volume
1.093.9071.965.805
Sektor
Real EstateIndustrials
Tertinggi 52 Minggu
$236,70$87,30
Terendah 52 Minggu
$173,35$38,22
Rata-rata Waktu Simpan
99 Hari23 Hari
Nilai Perusahaan
$93,03B$3,72B
Imbal Hasil Dividen
4,46%—

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Simon Property Group Inc

SPG diperdagangkan pada $197,59 dengan penurunan 2,06% hari ini, mencerminkan tekanan teknis bearish jangka pendek. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan kinerja kuat dengan margin laba bersih 66,57% dan ROE 135,7%, didukung oleh pertumbuhan pendapatan konsisten. Analis mempertahankan pandangan positif dengan target harga konsensus $222,90, meskipun ada kekhawatiran terkait leverage dan lingkungan suku bunga tinggi.

Outlook SPG tetap solid dengan fundamental bisnis yang sehat dan posisi dominan di REIT ritel, namun investor perlu memperhatikan risiko utang jangka panjang $24,21 miliar dan sensitivitas terhadap kenaikan suku bunga. Potensi upside 12,8% dari target konsensus menawarkan peluang, tetapi volatilitas teknis memerlukan kehati-hatian.

Symbotic Inc

Saham SYM diperdagangkan pada $42.9, turun 0.95% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat namun laba bersih negatif pada 2025, dengan margin laba bersih tipis 0.31% pada 2026. Backlog sebesar $22.5 miliar (The Motley Fool, 2026-09-01) mendukung prospek pertumbuhan, meskipun ketergantungan pada Walmart tetap menjadi perhatian.

Outlook: Analis mayoritas memberi rating beli dengan target harga konsensus $60.33 (MarketBeat, 2026-09-30), menunjukkan potensi upside. Risiko utama termasuk volatilitas laba, konsentrasi pelanggan, dan tekanan teknis jangka pendek. Saham ini menarik bagi investor yang percaya pada eksekusi pertumbuhan jangka panjang di pasar otomasi gudang.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

SPG
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 99 Hari
SYM
29% Beli71% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 23 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Simon Property Group Inc

Simon Property Group adalah perusahaan investasi real estate terbesar kedua di Amerika Serikat. Portofolionya termasuk kepemilikan di 207 properti: 119 mall tradisional, 69 outlet premium, 14 Mills Center (sebuah kombinasi dari mall tradisional, pusat outlet, dan ritel besar), enam pusat lifestyle, dan lima properti ritel lainnya. Portofolio Simon berkisar $693 dilihat dari angka penjualan per kaki selama 12 bulan sebelum masa pandemi. Perusahaan ini juga mempunyai 21% kepemilikan di Klepierre, sebuah perusahaan ritel Eropa dengan investasi di pusat perbelanjaan di 16 negara, dan kepemilikan joint venture di 33 outlet premium melintasi 11 negara.

Selengkapnya di halaman SPG →

Tentang Symbotic Inc

Symbotic adalah pemimpin teknologi otomatisasi yang menyediakan platform robotik berbasis AI ujung-ke-ujung untuk operasional gudang skala besar. Dengan menggunakan robot otonom berkecepatan tinggi yang tidak tertambat dan sistem visi canggih, Symbotic mengubah pusat distribusi tradisional menjadi aset strategis dengan kepadatan tinggi. Perusahaan ini melayani pengecer dan grosir terbesar di dunia—terutama Walmart—sambil merambah ke 'Warehouse-as-a-Service' melalui perusahaan patungan GreenBox untuk mendemokratisasi otomatisasi tingkat lanjut bagi perusahaan yang lebih kecil.

Selengkapnya di halaman SYM →