Perbedaan Snowflake Inc dan Tilray Brands Inc: Snowflake Inc diperdagangkan di $368,89 (kapitalisasi pasar $121,15B), sedangkan Tilray Brands Inc diperdagangkan di $3,54 (kapitalisasi pasar $530,54M). Perbedaan utamanya: Tilray Brands Inc jauh lebih besar — sekitar 4379199339,7× kapitalisasi pasar Snowflake Inc, dan Tilray Brands Inc lebih aktif diperdagangkan (9.099.075 vs 3.986.549). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Snowflake Inc selama 54 Hari dan Tilray Brands Inc selama 31 Hari.
| SNOW | TLRY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $121,15B | $530,54M |
Volume | 3.986.549 | 9.099.075 |
Sektor | Technology | Health |
Tertinggi 52 Minggu | $368,89 | $17,20 |
Terendah 52 Minggu | $121,11 | $3,54 |
Rata-rata Waktu Simpan | 54 Hari | 31 Hari |
Nilai Perusahaan | $121,57B | $684,46M |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SNOW menunjukkan performa bullish dengan kenaikan 3.17% ke $343.4, mendekati level resistance $346. Saham ini mendapat sinyal teknis bullish dari moving averages meski RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Fundamental menunjukkan pertumbuhan revenue yang kuat ($3.63B pada 2025) namun masih merugi dengan margin bersih -20.07%. Analis sangat optimis dengan 81% rating beli dan target harga $418.03.
Outlook positif didukung momentum earnings yang konsisten mengalahkan ekspektasi dan pertumbuhan revenue 52% proyeksi 2026. Risiko utama termasuk valuasi P/S tinggi (21.75), kerugian berkelanjutan, dan dampak potensial dari penerbitan obligasi konversi $3.75B. Saham menawarkan potensi kenaikan 22% menuju target konsensus dengan risiko volatilitas teknis di level saat ini.
TLRY diperdagangkan pada $3.59, turun 3.36% dalam 24 jam, mendekati level terendah 52-minggu. Saham menunjukkan kinerja teknis bearish dengan tekanan jual yang berlanjut meskipun valuasi P/S dan P/B yang rendah. Perusahaan mencatat pendapatan $821 juta pada 2025 namun menderita kerugian bersih $2.19 miliar, dengan tren laba negatif yang konsisten dalam empat kuartal terakhir. Pengembangan produk baru seperti Blackberry Refresher dan kampanye BrewDog menunjukkan upaya ekspansi bisnis.
Outlook TLRY tetap menantang dengan profitabilitas yang lemah dan tekanan harga saham, namun valuasi yang rendah dan potensi reformasi marijuana dapat menawarkan peluang bagi investor berisiko tinggi. Risiko utama termasuk margin negatif yang berkelanjutan, volatilitas industri, dan ketergantungan pada pendanaan eksternal untuk operasi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Didirikan tahun 2012, Snowflake adalah perusahaan data lake, pergudangan, dan distribusi yang telah go public tahun 2020. Sampai saat ini, mereka telah memiliki 3000 pelanggan termasuk 30% dari perusahaan Fortune 500. Data lake Snowflake menyimpan data tidak tersusun dan semi tersusun yang dapat dianalisa dan diterjemahkan dalam gudang data mereka. Distribusi data Snowflake memungkinkan perusahaan dengan mudah membeli dan mencerna data secara hampir instan dibandingkan proses biasanya yang bisa memakan waktu bulanan. Secara umum, perusahaan ini dikenal dengan solusi yang dapat di-host pada berbagai cloud publik.
Selengkapnya di halaman SNOW →Tilray adalah perusahaan Kanada yang menanam dan menjual ganja medis dan rekreasional. Pada 2021, Aphria mengakuisisi Tilray melalui merger terbalik dan mengadopsi nama Tilray. Sebagian besar penjualannya berasal dari Kanada dan ekspor ganja medis internasional, sementara bisnisnya di AS berfokus pada produk CBD dan alkohol.
Selengkapnya di halaman TLRY →