Perbedaan Smith & Nephew plc dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Smith & Nephew plc diperdagangkan di $30,45 (kapitalisasi pasar $12,64B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $57,07. Perbedaan utamanya: Smith & Nephew plc membagikan dividen 2,57%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| SNN | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $12,64B | — |
Sektor | Health | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $38,70 | $59,51 |
Terendah 52 Minggu | $28,73 | $45,32 |
Nilai Perusahaan | $15,41B | — |
Imbal Hasil Dividen | 2,57% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
SPUS diperdagangkan pada $56.32, turun 0.23% dalam 24 jam dengan sinyal teknis netral. Sinyal rata-rata bergerak bullish namun osilator netral menunjukkan konsolidasi. Dividen reguler $0.03 per kuartal memberikan pendapatan stabil. Strategi dividen AS tetap kompetitif meski konsentrasi di saham teknologi besar, dengan perusahaan AS membayar dividen rekor $704.8 miliar tahun lalu menurut Seeking Alpha (7 Juni 2026).
Outlook terbatas karena data fundamental tidak tersedia. Dividen konsisten menjadi daya tarik utama, namun ketiadaan metrik valuasi dan profitabilitas menghambat penilaian mendalam. Risiko termasuk ketergantungan pada performa pasar dividen AS dan volatilitas pasar secara keseluruhan. Investor perlu menunggu laporan keuangan terbaru untuk analisis fundamental yang komprehensif.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Smith & Nephew mendesain, memproduksi, dan memasarkan perangkat ortopedi, obat-obatan olahraga dan teknologi artroskopi, serta solusi perawatan luka. Sekitar 42% dari pendapatan firma berbasis di Inggris ini berasal dari produk ortopedi, dan 30% lainnya adalah obat-obatan olahraga dan ENT. Sisa 28% dari pemasukan tersebut berasal dari segmen pengobatan luka lanjutan. Setengah dari total pendapatan Smith & Nephew berasal dari Amerika Serikat, dengan 30%-nya berasal dari pasar negara maju lainnya serta sisanya berasal dari pasar negara berkembang.
Selengkapnya di halaman SNN →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →