Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Summarecon Agung Tbk. (SMRA) vs Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE)

Summarecon Agung Tbk.Trading
Damai Sejahtera Abadi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Summarecon Agung Tbk. dan Damai Sejahtera Abadi Tbk.: Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp332 (kapitalisasi pasar 5,32 T, volume 24 jam 46,41 jt), sedangkan Damai Sejahtera Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp137 (kapitalisasi pasar 420,25 M, volume 24 jam 886,5 rb). Perbedaan utamanya: Summarecon Agung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,7× kapitalisasi pasar Damai Sejahtera Abadi Tbk., dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (46,41 jt vs 886,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SMRAUFOE
Kapitalisasi Pasar
5,32 T420,25 M
Volume
46,41 jt886,5 rb
Lot
464,14 rb8,87 rb
Perputaran
15,18 M122,36 jt
Harga Rata-rata
327,14138,03
Nilai Transaksi
15,18 M122,36 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
332137
Volume Ekuilibrium Indikatif
19,92 rb80

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SMRA
Lihat detail
UFOE
Lihat detail

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA

Tentang Damai Sejahtera Abadi Tbk.

PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (the Company) was established in Surabaya based on Notarial Deed No. 46 of Setiawati Sabarudin, S.H., Notary in Surabaya, dated January 29, 2004. The Company’s immediate parent company is PT Damai Sejahtera Lestari, which is ultimately owned by Mr. Pudji Harianto and Mr. Poedji Harixon.

Selengkapnya di halaman UFOE