Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sinarmas Multiartha Tbk. (SMMA) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Sinarmas Multiartha Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sinarmas Multiartha Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Sinarmas Multiartha Tbk. diperdagangkan di Rp20.025 (kapitalisasi pasar 127,51 T, volume 24 jam 300), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp99 (kapitalisasi pasar 1,55 T, volume 24 jam 181,17 jt). Perbedaan utamanya: Sinarmas Multiartha Tbk. jauh lebih besar — sekitar 82,3× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (181,17 jt vs 300). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SMMASQMI
Kapitalisasi Pasar
127,51 T1,55 T
Volume
300181,17 jt
Lot
31,81 jt
Perputaran
6 jt17,89 M
Harga Rata-rata
20.008,3398,73
Nilai Transaksi
6 jt17,89 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
99
Volume Ekuilibrium Indikatif
37,95 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SMMA
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Sinarmas Multiartha Tbk.

PT Sinar Mas Multiartha Tbk was established by Deed No. 60 dated October 21, 1982 from Benny Kristianto, S.H., notary in Jakarta. PT Sinar Mas Multiartha was initially active in commercial leasing, consumer financing and venture capital, and purely became a holding company in the Sinar Mas Group.

Selengkapnya di halaman SMMA

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI