Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sinergi Multi Lestarindo Tbk. (SMLE) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Sinergi Multi Lestarindo Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sinergi Multi Lestarindo Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Sinergi Multi Lestarindo Tbk. diperdagangkan di Rp177 (kapitalisasi pasar 414,41 M, volume 24 jam 19,89 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 21,12 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Sinergi Multi Lestarindo Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,12 jt vs 19,89 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SMLESQMI
Kapitalisasi Pasar
414,41 M978,87 M
Volume
19,89 jt21,12 jt
Lot
198,86 rb211,22 rb
Perputaran
3,5 M1,32 M
Harga Rata-rata
176,2162,72
Nilai Transaksi
3,5 M1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
18462
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,71 rb1,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SMLE
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Sinergi Multi Lestarindo Tbk.

PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (the Company) was established based on Deed No. 5 dated March 18, 2013 by Aryadi, S.H., M.Kn., Notary in Tangerang. PT Sinergi Asia Corporindo is the parent entity of the Company and Siu Min is the ultimate beneficiary owner of the Company.

Selengkapnya di halaman SMLE

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI