Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) vs Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE)

Sumber Mineral Global Abadi Tbk.Trading
Damai Sejahtera Abadi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumber Mineral Global Abadi Tbk. dan Damai Sejahtera Abadi Tbk.: Sumber Mineral Global Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp76 (kapitalisasi pasar 638,75 M, volume 24 jam 21,58 jt), sedangkan Damai Sejahtera Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp145 (kapitalisasi pasar 399,96 M, volume 24 jam 3,1 jt). Perbedaan utamanya: Sumber Mineral Global Abadi Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Sumber Mineral Global Abadi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,58 jt vs 3,1 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SMGAUFOE
Kapitalisasi Pasar
638,75 M399,96 M
Volume
21,58 jt3,1 jt
Lot
215,82 rb31 rb
Perputaran
1,58 M430,17 jt
Harga Rata-rata
73,21138,78
Nilai Transaksi
1,58 M430,17 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
76145
Volume Ekuilibrium Indikatif
12,3 rb1,5 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SMGA
Lihat detail
UFOE
Lihat detail

Tentang Sumber Mineral Global Abadi Tbk.

PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 2 dated October 19, 2016 of Selina Bertha Eny, S.H., a notary in South Tanggerang. The Company started its commercial operations in 2016. The Company’s immediate and ultimate parententities are PT Sumber Global Energy Tbk and PT Sumbermas Inti Energi, respectively, both entities domiciled in Jakarta. The controlling interest of the Company is PT Sumber Global Energy Tbk.

Selengkapnya di halaman SMGA

Tentang Damai Sejahtera Abadi Tbk.

PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (the Company) was established in Surabaya based on Notarial Deed No. 46 of Setiawati Sabarudin, S.H., Notary in Surabaya, dated January 29, 2004. The Company’s immediate parent company is PT Damai Sejahtera Lestari, which is ultimately owned by Mr. Pudji Harianto and Mr. Poedji Harixon.

Selengkapnya di halaman UFOE