Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Suryamas Dutamakmur Tbk. (SMDM) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Suryamas Dutamakmur Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Suryamas Dutamakmur Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Suryamas Dutamakmur Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 2,7 T, volume 24 jam 3,2 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 21,12 jt). Perbedaan utamanya: Suryamas Dutamakmur Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,12 jt vs 3,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SMDMSQMI
Kapitalisasi Pasar
2,7 T978,87 M
Volume
3,2 rb21,12 jt
Lot
32211,22 rb
Perputaran
1,78 jt1,32 M
Harga Rata-rata
557,1962,72
Nilai Transaksi
1,78 jt1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
53062
Volume Ekuilibrium Indikatif
6001,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SMDM
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Suryamas Dutamakmur Tbk.

PT Suryamas Dutamakmur Tbk (the Company) was established based on notarial Deed No. 322, dated September 21, 1989 of Benny Kristianto, S.H., notary in Jakarta. PT. Suryamas Dutamakmur has a specific aim to participate in meeting the growing demand for quality residential development in the Greater Jakarta area.

Selengkapnya di halaman SMDM

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI