Perbedaan Schlumberger NV dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Schlumberger NV diperdagangkan di $49,14 (kapitalisasi pasar $71,18B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,74 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: Schlumberger NV jauh lebih besar — sekitar 21× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan Schlumberger NV membagikan dividen 2,46%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Schlumberger NV selama 99 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| SLB | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $71,18B | $3,39B |
Volume | 14.872.321 | 356.227 |
Sektor | Energy | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $60,10 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $31,72 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 99 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $79,91B | — |
Imbal Hasil Dividen | 2,46% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SLB diperdagangkan pada $47.96, turun 4.08% dalam 24 jam terakhir, dengan sinyal teknis bearish. Perusahaan menunjukkan kinerja fundamental kuat dengan laba bersih $3.37 miliar pada 2025 dan rasio valuasi P/E 23.4. SLB baru-baru ini mengamankan kontrak besar di Rovuma Basin dan Arab Saudi, memperkuat pipeline pendapatan jangka panjang. Analis konsensus memberikan rating Buy 84.85% dengan target harga $64.58.
Outlook SLB didukung kontrak baru dan visibilitas pendapatan multi-tahun, namun menghadapi tekanan margin laba bersih yang turun dari 12.29% (2024) menjadi 9.44% (2025). Risiko utama termasuk volatilitas harga minyak dan penurunan profitabilitas. Dengan target analis 35% di atas harga saat ini, saham menawarkan potensi upside signifikan bagi investor yang toleran risiko sektor energi.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Schlumberger adalah perusahaan jasa pertambangan minyak terbesar di dunia, dengan keahlian di berbagai disiplin, termasuk reservoir performance, konstruksi sumur, peningkatan produksi, dan baru-baru saja, solusi digital. Perusahaan ini mempertahankan reputasi sebagai salah satu inovator terkemuka di industri perminyakan, yang membuatnya tampil dominan di beberapa end market.
Selengkapnya di halaman SLB →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →