Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sigma Energy Compressindo Tbk. (SICO) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Sigma Energy Compressindo Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sigma Energy Compressindo Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Sigma Energy Compressindo Tbk. diperdagangkan di Rp113 (kapitalisasi pasar 101,02 M, volume 24 jam 3,72 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp71 (kapitalisasi pasar 1,2 T, volume 24 jam 73,28 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 11,9× kapitalisasi pasar Sigma Energy Compressindo Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73,28 jt vs 3,72 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SICOSQMI
Kapitalisasi Pasar
101,02 M1,2 T
Volume
3,72 jt73,28 jt
Lot
37,15 rb732,81 rb
Perputaran
418,54 jt5,26 M
Harga Rata-rata
112,6671,78
Nilai Transaksi
418,54 jt5,26 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
11271
Volume Ekuilibrium Indikatif
46413,58 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SICO
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Sigma Energy Compressindo Tbk.

PT Sigma Energy Compressindo Tbk Compressindo Tbk. (the Company) was established based on Deed No. 1 dated April 3, 2007 of Yendra Wiharja, S.H, notary in Tangerang. The Company commenced its commercial operations in 2007.

Selengkapnya di halaman SICO

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI