Perbedaan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF diperdagangkan di $81,2 (kapitalisasi pasar $26,68B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,85 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund lebih aktif diperdagangkan (5.690.342 vs 4.077.691). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF selama 63 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| SHY | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $26,68B | $21,89B |
Volume | 4.077.691 | 5.690.342 |
Sektor | Fixed Income | — |
Tertinggi 52 Minggu | $83,18 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $81,05 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 63 Hari | 114 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SHY diperdagangkan di $81.2 dengan kenaikan harian 0.05%, menunjukkan stabilitas jangka pendek meski sinyal teknis bearish. ETF obligasi jangka pendek ini menghadapi tekanan dari kenaikan yield Treasury yang mencapai level tertinggi sejak 2002, namun tetap menarik bagi investor yang mencari pendapatan stabil dengan dividen konsisten.
Outlook SHY bergantung pada kebijakan Fed dan kondisi pasar obligasi. Risiko utama adalah kenaikan suku bunga lebih lanjut, sementara peluang terletak pada stabilitas portofolio dan yield yang kompetitif di lingkungan suku bunga tinggi.
XLY menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan harga 1,34% menjadi $112,85, didukung sinyal bullish secara keseluruhan meski moving average masih bearish. ETF konsumen diskresioner ini menghadapi tekanan dari underperformance terhadap S&P 500 sepanjang 2026, dengan penurunan lebih dari 7% tahun ini. Analis memberikan konsensus buy 100% meski terdapat risiko inflasi yang mempengaruhi daya beli konsumen.
Outlook XLY bergantung pada ketahanan belanja konsumen di tengah lingkungan inflasi. Peluang muncul dari tren 'funflation' dan pertumbuhan penjualan ritel liburan yang diperkirakan 4,8%, namun risiko utama adalah tekanan inflasi berkelanjutan dan underperformance sektoral terhadap pasar yang lebih luas.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
SHY memberikan akses ke obligasi Treasury AS dengan sisa tenor antara satu hingga tiga tahun. ETF ini berisiko rendah dan sangat likuid, dirancang untuk pelestarian modal dan pendapatan jangka pendek, dengan aset utama 2026 di berbagai Surat Utang Treasury.
Selengkapnya di halaman SHY →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →