Perbedaan Sherwin-Williams Company (The) Common Stock dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk: Sherwin-Williams Company (The) Common Stock diperdagangkan di $327,77 (kapitalisasi pasar $78,68B), sedangkan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk diperdagangkan di $12,61 (kapitalisasi pasar $12,31B). Perbedaan utamanya: Sherwin-Williams Company (The) Common Stock jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk memberi dividen lebih tinggi (9,66%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| SHW | TLK | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $78,68B | $12,31B |
Volume | 1.245.324 | 964.895 |
Sektor | Basic Materials | Media |
Tertinggi 52 Minggu | $372,60 | $23,43 |
Terendah 52 Minggu | $293,00 | $12,42 |
Nilai Perusahaan | $92,60B | $13,67B |
Imbal Hasil Dividen | 0,99% | 9,66% |
Rata-rata Waktu Simpan | — | 1 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham SHW diperdagangkan pada $324.1, naik 1.21% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis netral dan posisi dekat level resistance $324. Perusahaan menunjukkan kinerja fundamental kuat dengan laba bersih $2.57B pada 2025 dan margin laba bersih 11.01%, didukung ekspansi fasilitas manufaktur di Statesville untuk meningkatkan kapasitas. Analis mayoritas merekomendasikan beli (57.9%) dengan target konsensus $383.64.
Outlook positif didorong pertumbuhan pendapatan dan ekspansi operasional, namun risiko termasuk valuasi P/E 29.9 yang tinggi dan ketergantungan pada pemulihan pasar properti. Arus kas operasional kuat $3.45B menopang investasi strategis, tetapi net cash flow negatif $3.20M memerlukan pemantauan.
Saham TLK diperdagangkan di $12.65 dengan penurunan 1.02% hari ini, mendekati level terendah 52-minggu. Secara teknis sinyal bearish mendominasi dengan moving averages menunjukkan tekanan jual. Fundamental perusahaan tetap solid dengan margin laba bersih 11.79% dan valuasi P/E 12.72 yang menarik, meskipun ada dua kali miss earnings kuartal terakhir.
Outlook: Valuasi yang menarik dengan fundamental kuat, namun tekanan teknis dan sentimen analis yang netral membatasi potensi kenaikan. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan performa earnings yang tidak konsisten. Peluang investasi terletak pada valuasi yang murah dan prospek dividen dari penjualan aset.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
The Sherwin-Williams Company memproduksi, mengembangkan, dan mendistribusikan cat, pelapis, dan produk terkait melalui tiga segmen: Paint Stores Group, yang mengoperasikan lebih dari 4.900 toko milik perusahaan yang menjual produk bermerek Sherwin-Williams; Consumer Brands Group, yang menjual merek seperti Valspar, Dutch Boy, Krylon, dan Minwax melalui mass merchandiser dan home center; serta Performance Coatings Group, yang memasok pelapis industri, konstruksi, dan transportasi di lebih dari 120 negara.
Selengkapnya di halaman SHW →Telkom Indonesia menyediakan layanan seluler, telepon tetap, broadband, dan digital di Indonesia. Bisnisnya mencakup Telkomsel yang melayani pasar seluler di Indonesia.
Selengkapnya di halaman TLK →