Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hotel Sahid Jaya International Tbk. (SHID) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Hotel Sahid Jaya International Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hotel Sahid Jaya International Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Hotel Sahid Jaya International Tbk. diperdagangkan di Rp590 (kapitalisasi pasar 649,21 M, volume 24 jam 37,7 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp71 (kapitalisasi pasar 1,2 T, volume 24 jam 73,28 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73,28 jt vs 37,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SHIDSQMI
Kapitalisasi Pasar
649,21 M1,2 T
Volume
37,7 rb73,28 jt
Lot
377732,81 rb
Perputaran
21,67 jt5,26 M
Harga Rata-rata
574,7771,78
Nilai Transaksi
21,67 jt5,26 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
57571
Volume Ekuilibrium Indikatif
5913,58 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SHID
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Hotel Sahid Jaya International Tbk.

PT. Hotel Sahid Jaya International Tbk (the Company) was established on May 23, 1969 based on notary deed No. 36 of Raden Soerojo Wongsowidjojo, S.H., which has been amended through deed No. 26 dated April 14, 1970 of the same notary.

Selengkapnya di halaman SHID

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI