Perbedaan Shell PLC dan Uber Technologies Inc: Shell PLC diperdagangkan di $87,04 (kapitalisasi pasar $235,24B), sedangkan Uber Technologies Inc diperdagangkan di $71,65 (kapitalisasi pasar $146,91B). Perbedaan utamanya: Shell PLC lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Shell PLC membagikan dividen 3,63%, sedangkan Uber Technologies Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| SHEL | UBER | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $235,24B | $146,91B |
Sektor | Energy | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $94,15 | $100,10 |
Terendah 52 Minggu | $70,31 | $68,61 |
Nilai Perusahaan | $287,77B | $153,24B |
Imbal Hasil Dividen | 3,63% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham SHEL diperdagangkan di $87,2, turun 0,14% dalam 24 jam, dengan momentum teknis bullish didukung rata-rata bergerak. Rasio valuasi menarik seperti P/E 13,43 dan EV/EBITDA 4,99 menunjukkan harga relatif murah. Kinerja operasional tetap kuat dengan arus kas operasi $42,86 miliar pada 2025, meski pendapatan turun menjadi $266,89 miliar. Berita terbaru (Reuters, 14 Juli 2026) menyoroti ekspansi LNG di Karibia dan akuisisi ARC Resources senilai $16,4 miliar, mendukung prospek pertumbuhan.
Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 69,23% dengan target harga $114,13, memberikan potensi kenaikan 31%. Risiko utama termasuk penurunan pendapatan berkelanjutan, volatilitas harga minyak akibat ketegangan Timur Tengah (Proactive Investors, 20 Juli 2026), dan utang jangka panjang $41,46 miliar. Investor dapat memanfaatkan diskon valuasi dan dividen $0,78, tetapi harus waspada terhadap tekanan makroekonomi yang membebani margin.
Saham Uber (UBER) diperdagangkan di $72.46, turun 2.13% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat dari $31.9B pada 2022 menjadi $52.02B pada 2025 (SEC filing 2025), namun laba bersih turun menjadi $10.05B pada 2025 dari $9.9B pada 2024. Berita terbaru fokus pada ekspansi robotaxi di Eropa dan efisiensi operasional melalui pengurangan staf HR.
Outlook Uber didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan ekspansi robotaxi, namun tekanan margin dan proyeksi arus kas negatif pada 2026 menjadi risiko. Analis konsensus sangat bullish dengan target harga $107.64 (MarketBeat, Juni 2026), menawarkan potensi kenaikan signifikan jika ekspansi otonom berhasil, meski volatilitas pasar dan persaingan tetap menjadi tantangan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Shell adalah perusahaan minyak dan gas terintegrasi yang mengeksplorasi, memproduksi, dan menyuling minyak di seluruh dunia. Pada tahun 2021, Shell menghasilan 1.7 juta barel cairan dan 8.7 miliar kaki kubik gas alam per hari. Pada akhir tahun 2021, cadangan mencapai 9.2 miliar barel setara minyak, 50% di antaranya terdiri dari cairan. Produksi dan cadangan milik perusahaan ini berada di Eropa, Asia, Oseania, Afrika, serta Amerika Utara dan Selatan. Shell mengoperasikan penyulingan dengan kapasitas 1.8 mmb/d yang berlokasi di Amerika, Asia, Afrika, dan Eropa serta menjual 15 mtpa bahan kimia. Pabrik kimia terbesarnya sering terintegrasi dengan kilang lokal yang berada di Eropa Tengah, China, Singapura, Amerika Utara.
Selengkapnya di halaman SHEL →Uber Technologies adalah penyedia teknologi yang menghubungkan penumpang dengan mitra pengemudi, pencari makan dengan restoran dan jasa pengiriman makanan, dan pengirim barang dengan kurir. Bermarkas di San Francisco, Uber Technologies beroperasi di lebih dari 63 negara dengan 110 juta pengguna yang memesan perjalanan atau makanan setidaknya sebulan sekali. Diperkirakan 76% dari pemasukan kotornya berasal dari ride-sharing dan 22% dari pengiriman makanan.
Selengkapnya di halaman UBER →