Perbedaan Shell PLC dan Uber Technologies Inc: Shell PLC diperdagangkan di $90,53 (kapitalisasi pasar $245,77B), sedangkan Uber Technologies Inc diperdagangkan di $78,39 (kapitalisasi pasar $159,38B). Perbedaan utamanya: Shell PLC lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Shell PLC membagikan dividen 3,47%, sedangkan Uber Technologies Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| SHEL | UBER | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $245,77B | $159,38B |
Sektor | Energy | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $94,15 | $100,10 |
Terendah 52 Minggu | $70,31 | $65,94 |
Nilai Perusahaan | $287,47B | $168,72B |
Imbal Hasil Dividen | 3,47% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SHEL diperdagangkan di $88,5 dengan penurunan 1,23% hari ini, namun secara teknis menunjukkan sinyal bullish dengan harga berada di atas rata-rata bergerak. Perusahaan melaporkan kinerja kuartal yang kuat dengan EPS Q2 2026 mengalahkan ekspektasi sebesar $3,52 vs $3,23, didorong oleh harga minyak yang lebih tinggi. Valuasi tetap menarik dengan P/E 9,79 dan P/S 0,86, sementara analis konsensus memberikan rating Buy dengan target harga $103,60.
Outlook positif didukung arus kas operasi yang kuat ($49,1B proyeksi 2026) dan strategi pengembalian modal melalui dividen $0,78 per kuartal. Risiko utama meliputi volatilitas harga komoditas dan tekanan regulasi, namun fundamental yang solid dan posisi pasar yang dominan mendukung prospek jangka panjang untuk investor.
Saham Uber (UBER) diperdagangkan pada $75.02, naik 6.46% dalam 24 jam, mendekati level tertinggi 52-minggu. Secara teknis, sinyal bullish dengan moving averages mendukung, sementara fundamental menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat dari $52.02 miliar pada 2025 (SEC filing, 2025) dan margin laba bersih 17.34%. Berita terkini fokus pada ekspansi robotaxi di Eropa dan efisiensi operasional melalui pengurangan SDM.
Prospek investasi positif didukung konsensus analis 'Buy' 81.67% dengan target harga $102.88 (MarketBeat, Juni 2026), namun risiko termasuk persaingan ketat di India, volatilitas arus kas investasi, dan ketergantungan pada adopsi kendaraan otonom. Laba diperkirakan turun menjadi $9.6 miliar pada 2026, menekankan perlunya monitoring eksekusi bisnis.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Shell adalah perusahaan minyak dan gas terintegrasi yang mengeksplorasi, memproduksi, dan menyuling minyak di seluruh dunia. Pada tahun 2021, Shell menghasilan 1.7 juta barel cairan dan 8.7 miliar kaki kubik gas alam per hari. Pada akhir tahun 2021, cadangan mencapai 9.2 miliar barel setara minyak, 50% di antaranya terdiri dari cairan. Produksi dan cadangan milik perusahaan ini berada di Eropa, Asia, Oseania, Afrika, serta Amerika Utara dan Selatan. Shell mengoperasikan penyulingan dengan kapasitas 1.8 mmb/d yang berlokasi di Amerika, Asia, Afrika, dan Eropa serta menjual 15 mtpa bahan kimia. Pabrik kimia terbesarnya sering terintegrasi dengan kilang lokal yang berada di Eropa Tengah, China, Singapura, Amerika Utara.
Selengkapnya di halaman SHEL →Uber Technologies adalah penyedia teknologi yang menghubungkan penumpang dengan mitra pengemudi, pencari makan dengan restoran dan jasa pengiriman makanan, dan pengirim barang dengan kurir. Bermarkas di San Francisco, Uber Technologies beroperasi di lebih dari 63 negara dengan 110 juta pengguna yang memesan perjalanan atau makanan setidaknya sebulan sekali. Diperkirakan 76% dari pemasukan kotornya berasal dari ride-sharing dan 22% dari pengiriman makanan.
Selengkapnya di halaman UBER →