Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA) vs Siwani Makmur Tbk (SIMA)

Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk.Trading
Siwani Makmur TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. dan Siwani Makmur Tbk: Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. diperdagangkan di Rp214 (kapitalisasi pasar 3,11 T, volume 24 jam 1,92 jt), sedangkan Siwani Makmur Tbk diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 22,13 M). Perbedaan utamanya: Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. jauh lebih besar — sekitar 140,5× kapitalisasi pasar Siwani Makmur Tbk. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SDRASIMA
Kapitalisasi Pasar
3,11 T22,13 M
Volume
1,92 jt
Lot
19,18 rb
Perputaran
406,26 jt
Harga Rata-rata
211,83
Nilai Transaksi
406,26 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
214
Volume Ekuilibrium Indikatif
5

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SDRA
Lihat detail

Tentang Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk.

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk(the Bank)(formerly PT Bank Himpunan Saudara 1906) was established under its original name of Perkumpulan Himpunan Saudara on 1906 then at 11 Nov 1955 the Company has been licensed as Saving Bank. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 5 of Meiyane, S.H., dated Apr 26, 2006, concerning company public offering. On December 24, 2014 the Extraordinary Shareholders Meeting Approved the change of name into PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk.

Selengkapnya di halaman SDRA

Tentang Siwani Makmur Tbk

PT Siwani Makmur Tbk (the Company) was established under the name PT Super Indah Makmur based on Notarial Deed No. 43 dated June 7, 1985 of Wiryomartani, SH. On September 23, 1996 its changed the name to be PT Van Der Horst Indonesia, Tbk, and on February 20, 2001, it changed again its named to be PT Siwani Makmur, Tbk.

Selengkapnya di halaman SIMA