Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk. (SCNP) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp151 (kapitalisasi pasar 375 M, volume 24 jam 127,5 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 21,12 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,12 jt vs 127,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SCNPSQMI
Kapitalisasi Pasar
375 M978,87 M
Volume
127,5 rb21,12 jt
Lot
1,28 rb211,22 rb
Perputaran
19,18 jt1,32 M
Harga Rata-rata
150,4262,72
Nilai Transaksi
19,18 jt1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
15262
Volume Ekuilibrium Indikatif
2801,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SCNP
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk.

PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (the Company),located in Bogor, was established based on Notarial Deed of Sukawaty Sumadi, SH. No. 12 dated 24 January 2000. The Company’s commercial operations started in 2000.

Selengkapnya di halaman SCNP

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI