Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Surya Citra Media Tbk. (SCMA) vs Terang Dunia Internusa Tbk. (UNTD)

Surya Citra Media Tbk.Trading
Terang Dunia Internusa Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Surya Citra Media Tbk. dan Terang Dunia Internusa Tbk.: Surya Citra Media Tbk. diperdagangkan di Rp210 (kapitalisasi pasar 15,09 T, volume 24 jam 31,1 jt), sedangkan Terang Dunia Internusa Tbk. diperdagangkan di Rp79 (kapitalisasi pasar 526,67 M, volume 24 jam 16,04 jt). Perbedaan utamanya: Surya Citra Media Tbk. jauh lebih besar — sekitar 28,7× kapitalisasi pasar Terang Dunia Internusa Tbk., dan Surya Citra Media Tbk. lebih aktif diperdagangkan (31,1 jt vs 16,04 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SCMAUNTD
Kapitalisasi Pasar
15,09 T526,67 M
Volume
31,1 jt16,04 jt
Lot
311 rb160,43 rb
Perputaran
6,45 M1,26 M
Harga Rata-rata
207,5278,37
Nilai Transaksi
6,45 M1,26 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
21079
Volume Ekuilibrium Indikatif
13,37 rb4

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SCMA
Lihat detail
UNTD
Lihat detail

Tentang Surya Citra Media Tbk.

PT Surya Citra Media Tbk (the Company) formerly PT. Surya Citra Televisi, or popularly known as SCTV, started operations in Surabaya the capital of East Java in 1990 as a regional television station to server the province and the island of Bali. In 1993, pursuant to moving its headquarters to Jakarta, SCTV began broadcasting nationwide. In 29 Jan 1999 PT Cipta Aneka Selaras was established at jakarta and the company changed to PT Surya Citra Media at 31 Dec 2001. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk is the ultimate parent company of the Company and Subsidiaries.

Selengkapnya di halaman SCMA

Tentang Terang Dunia Internusa Tbk.

PT Terang Dunia Internusa Tbk (the Company) was established in Jakarta based on Notarial Deed No. 15 of Gretha Liestijawatie, S.H. dated April 12, 1988. The Company started its commercial operations in 1988.

Selengkapnya di halaman UNTD