Perbedaan Schwab US Dividend Equity ETF dan Vanguard High Dividend Yield ETF: Schwab US Dividend Equity ETF diperdagangkan di $33,03 (kapitalisasi pasar $110,56B), sedangkan Vanguard High Dividend Yield ETF diperdagangkan di $158,9 (kapitalisasi pasar $100,80B). Perbedaan utamanya: Schwab US Dividend Equity ETF dan Vanguard High Dividend Yield ETF berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Vanguard High Dividend Yield ETF lebih aktif diperdagangkan (908.176 vs 23.539.168). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Schwab US Dividend Equity ETF selama 62 Hari dan Vanguard High Dividend Yield ETF selama 139 Hari.
| SCHD | VYM | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $110,56B | $100,80B |
Volume | 23.539.168 | 908.176 |
Sektor | Broad Market / Factor | — |
Tertinggi 52 Minggu | $35,21 | $167,03 |
Terendah 52 Minggu | $26,44 | $137,47 |
Rata-rata Waktu Simpan | 62 Hari | 139 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SCHD menunjukkan performa positif dengan kenaikan 1.26% ke $33.06, didukung sinyal teknikal bullish meski moving averages masih bearish. ETF dividen ini mengungguli S&P 500 pada 2026 dengan selisih hampir 10 poin menurut 24/7 Wall Street (4 Oktober 2026). Pembayaran dividen terbaru $0.27 dijadwalkan September 2026, memperkuat daya tarik pendapatan.
Outlook positif dengan momentum bullish dan fokus pada dividen berkualitas, namun risiko muncul dari tekanan suku bunga yang mempengaruhi saham dividen. Seleksi ketat SCHD terhadap emiten berisiko kehilangan momentum pertumbuhan seperti kasus Broadcom yang naik 183% setelah dikeluarkan dari portofolio.
VYM (Vanguard High Dividend Yield ETF) diperdagangkan pada $158.76 dengan kenaikan harian 0.83%. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan bias jual, sementara osilator netral. ETF ini menawarkan diversifikasi luas di hampir 600 perusahaan AS dengan fokus pada dividen tinggi, namun menghadapi tekanan dari performa yang lebih rendah dibandingkan pesaing seperti SCHD dan IDV.
Outlook VYM tetap stabil dengan pendekatan konservatif untuk investor pencari dividen, meskipun pertumbuhan terbatas. Risiko utama termasuk exposure terhadap perusahaan dengan potensi pemotongan dividen dan underperformance relatif terhadap ETF dividen alternatif. Yield saat ini sekitar 2.42% memberikan arus pendapatan yang konsisten untuk strategi jangka panjang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
SCHD adalah ETF yang melacak Dow Jones U.S. Dividend 100 Index. ETF ini memilih perusahaan-perusahaan berkualitas tinggi dengan rekam jejak pembayaran dividen yang konsisten, berfokus pada metrik kekuatan finansial seperti arus kas terhadap total utang dan imbal hasil atas ekuitas, serta tidak termasuk REITs. ETF ini bertujuan untuk memberikan pendapatan dan apresiasi modal, menjadikannya pilihan populer bagi investor jangka panjang yang berfokus pada dividen.
Selengkapnya di halaman SCHD →Penasihat reksa dana indeks ini menggunakan pendekatan investasi indeks yang dirancang untuk melacak kinerja indeks, yang terdiri dari saham perusahaan yang membayar dividen yang umumnya lebih tinggi dari rata-rata. Penasihat reksa dana ini berusaha meniru kinerja indeks target dengan menginvestasikan seluruh atau sebagian besar asetnya dalam saham-saham yang membentuk indeks, memegang setiap saham dengan proporsi yang hampir sama seperti bobotnya dalam indeks tersebut.
Selengkapnya di halaman VYM →