Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kedoya Adyaraya Tbk. (RSGK) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Kedoya Adyaraya Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kedoya Adyaraya Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Kedoya Adyaraya Tbk. diperdagangkan di Rp930 (kapitalisasi pasar 883,19 M, volume 24 jam 10 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 963,33 M, volume 24 jam 13,55 jt). Perbedaan utamanya: Kedoya Adyaraya Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,55 jt vs 10 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RSGKSQMI
Kapitalisasi Pasar
883,19 M963,33 M
Volume
10 rb13,55 jt
Lot
100135,51 rb
Perputaran
9,39 jt849,38 jt
Harga Rata-rata
939,0562,68
Nilai Transaksi
9,39 jt849,38 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
62
Volume Ekuilibrium Indikatif
838

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RSGK
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Kedoya Adyaraya Tbk.

PT Kedoya Adyaraya Tbk (the Company) was established on June 11, 1990 based on Notarial Deed No. 104 of Darsono Purnomosidi, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2011. PT Medikatama Sejahtera is the ultimate parent Company of the Company and its Subsidiaries.

Selengkapnya di halaman RSGK

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI