Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Charlie Hospital Semarang Tbk. (RSCH) vs Platinum Wahab Nusantara Tbk. (TGUK)

Charlie Hospital Semarang Tbk.Trading
Platinum Wahab Nusantara Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Charlie Hospital Semarang Tbk. dan Platinum Wahab Nusantara Tbk.: Charlie Hospital Semarang Tbk. diperdagangkan di Rp310 (kapitalisasi pasar 816,2 M, volume 24 jam 25,44 jt), sedangkan Platinum Wahab Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp76 (kapitalisasi pasar 292,86 M, volume 24 jam 32,55 jt). Perbedaan utamanya: Charlie Hospital Semarang Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Platinum Wahab Nusantara Tbk., dan Platinum Wahab Nusantara Tbk. lebih aktif diperdagangkan (32,55 jt vs 25,44 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RSCHTGUK
Kapitalisasi Pasar
816,2 M292,86 M
Volume
25,44 jt32,55 jt
Lot
254,36 rb325,47 rb
Perputaran
7,84 M2,64 M
Harga Rata-rata
308,0781
Nilai Transaksi
7,84 M2,64 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
31076
Volume Ekuilibrium Indikatif
10043,64 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RSCH
Lihat detail
TGUK
Lihat detail

Tentang Charlie Hospital Semarang Tbk.

PT Charlie Hospital Semarang, Tbk (the "Company") was established based on Deed No. 35 dated 11 February 2019, which was made before Notary Nur Hadi, SH, MKn, notary in Kendal Regency and has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-0008598.AH.01.01. Year 2019 February 11, 2019. The company started its commercial operations on September 23, 2019.

Selengkapnya di halaman RSCH

Tentang Platinum Wahab Nusantara Tbk.

PT Platinum Wahab Nusantara Tbk. (the Company) was established based on Deed No. 16 dated June 6, 2018 of Notary Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., notary in Kota Tangerang. The Company started its commercial activities since 2018, by operating under the trademarks of "Teguk".

Selengkapnya di halaman TGUK