Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Charlie Hospital Semarang Tbk. (RSCH) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Charlie Hospital Semarang Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Charlie Hospital Semarang Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Charlie Hospital Semarang Tbk. diperdagangkan di Rp270 (kapitalisasi pasar 742 M, volume 24 jam 29,45 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp71 (kapitalisasi pasar 1,2 T, volume 24 jam 73,28 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73,28 jt vs 29,45 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RSCHSQMI
Kapitalisasi Pasar
742 M1,2 T
Volume
29,45 jt73,28 jt
Lot
294,49 rb732,81 rb
Perputaran
8,14 M5,26 M
Harga Rata-rata
276,3571,78
Nilai Transaksi
8,14 M5,26 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
27071
Volume Ekuilibrium Indikatif
10313,58 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RSCH
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Charlie Hospital Semarang Tbk.

PT Charlie Hospital Semarang, Tbk (the "Company") was established based on Deed No. 35 dated 11 February 2019, which was made before Notary Nur Hadi, SH, MKn, notary in Kendal Regency and has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-0008598.AH.01.01. Year 2019 February 11, 2019. The company started its commercial operations on September 23, 2019.

Selengkapnya di halaman RSCH

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI