Perbedaan Rockwell Automation dan VF Corp: Rockwell Automation diperdagangkan di $447 (kapitalisasi pasar $48,33B), sedangkan VF Corp diperdagangkan di $14,78 (kapitalisasi pasar $5,86B). Perbedaan utamanya: Rockwell Automation jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar VF Corp, dan VF Corp memberi dividen lebih tinggi (2,42%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ROK | VFC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $48,33B | $5,86B |
Sektor | Industrials | Consumer Cyclical |
Tertinggi 52 Minggu | $495,08 | $21,55 |
Terendah 52 Minggu | $333,75 | $12,21 |
Nilai Perusahaan | $51,46B | $10,14B |
Imbal Hasil Dividen | 1,27% | 2,42% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Rockwell Automation (ROK) diperdagangkan di $441,04, turun 0,17% dalam 24 jam. Teknikal sinyal bearish dengan harga mendekati support $437, namun fundamental kuat dengan laba bersih $869 juta pada 2025 dan margin laba bersih 13,38%. Perusahaan melampaui perkiraan laba per saham (EPS) tiga kuartal berturut-turut, termasuk Q2 2026 sebesar $3,49 vs perkiraan $3,38. Berita terkini menyoroti pertumbuhan pendapatan internasional dan peningkatan panduan fiskal 2026.
Outlook positif didukung oleh konsensus analis 'Buy' 30% dengan target harga rata-rata $480,25, menawarkan potensi kenaikan 8,9%. Risiko termasuk valuasi tinggi (P/E 41,3), tekanan inflasi, dan volatilitas pasar. Momentum permintaan otomasi yang luas dan kinerja kuartalan yang kuat menjadi katalis utama, meski investor perlu waspada terhadap tekanan margin dari kenaikan biaya.
VFC diperdagangkan pada $14.99, turun 1.63% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan harga mendekati level support $14.00. Perusahaan melaporkan kerugian bersih $189.72 juta pada 2025, dengan margin laba bersih negatif 2%, meskipun pendapatan $9.5 miliar dan laba kotor $5.08 miliar. Kinerja Vans yang lemah dan pergantian CFO menjadi perhatian utama, sementara target konsensus analis $17.44 menawarkan potensi kenaikan.
Outlook VFC bergantung pada pemulihan brand Vans dan pengurangan utang, dengan risiko dari tekanan konsumen dan persaingan. Meskipun valuasi P/S 0.62 menarik, margin laba yang rendah dan tren pendapatan yang datar pada 2026 membatasi prospek jangka pendek. Analis sebagian besar netral (50% Hold), mencerminkan ketidakpastian dalam eksekusi turnaround.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Rockwell Automation adalah pesaing otomasi murni yang merupakan entitas penerus Rockwell International, yang memisahkan segmen avionik Rockwell Collins sebelumnya pada tahun 2001. Pada tahun fiskal 2021, perusahaan beroperasi melalui tiga segmen — intelligent device, software and control, dan lifestyle service. Intelligent device berisi drive, sensor, dan komponen industrinya, software and control berisi software informasi dan jaringan beserta keamanannya, sedangkan lifestyle service berisi layanan konsultasi dan pemeliharaannya serta Sensia JV dengan Schlumberger.
Selengkapnya di halaman ROK →VF mendesain, memproduksi, dan mendistribusikan pakaian dan aksesoris bermerek. Kategori pakaian terbesarnya mencakup olahraga, outdoor, dan pakaian kerja. Portofolionya terdiri dari berbagai merek termasuk Vans, The North Face, Timberland, Supreme, dan Dickies. VF memasarkan produknya di Amerika, Eropa, dan Asia-Pasifik melalui penjualan grosir ke peritel, e-commerce, dan toko bermerek yang dimiliki oleh perusahaan dan mitra. VF telah berkembang melalui beberapa akuisisi.
Selengkapnya di halaman VFC →