Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO) vs Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA)

Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.Trading
Chandra Asri Pacific Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. dan Chandra Asri Pacific Tbk.: Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. diperdagangkan di Rp344 (kapitalisasi pasar 538,03 M, volume 24 jam 10,86 jt), sedangkan Chandra Asri Pacific Tbk. diperdagangkan di Rp2.250 (kapitalisasi pasar 183,4 T, volume 24 jam 1,02 M). Perbedaan utamanya: Chandra Asri Pacific Tbk. jauh lebih besar — sekitar 340,9× kapitalisasi pasar Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk., dan Chandra Asri Pacific Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,02 M vs 10,86 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RMKOTPIA
Kapitalisasi Pasar
538,03 M183,4 T
Volume
10,86 jt1,02 M
Lot
108,62 rb10,23 jt
Perputaran
3,74 M2,24 T
Harga Rata-rata
343,922.188,4
Nilai Transaksi
3,74 M2,24 T
Harga Ekuilibrium Indikatif
3442.250
Volume Ekuilibrium Indikatif
25485,81 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RMKO
Lihat detail
TPIA
Lihat detail

Tentang Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.

PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk was established based on Notarial Deed No. 2 datedDecember 18, 2017 of Muhammad Firmansyah, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman RMKO

Tentang Chandra Asri Pacific Tbk.

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk formerly PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk (the Company) was established under the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 and Law No. 12 year 1970 by Notarial Deed No. 40 dated November 2, 1984 of Ridwan Suselo, S.H., notary public in Jakarta. The Company is the largest Indonesia producer of polypropyleneresins that are used in the manufacture of a wide range of consumer products.

Selengkapnya di halaman TPIA