Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Abadi Lestari Indonesia Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.500 (kapitalisasi pasar 14,41 T, volume 24 jam 365,1 rb), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp326 (kapitalisasi pasar 5,41 T, volume 24 jam 4,21 jt). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Summarecon Agung Tbk., dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (4,21 jt vs 365,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RLCOSMRA
Kapitalisasi Pasar
14,41 T5,41 T
Volume
365,1 rb4,21 jt
Lot
3,65 rb42,14 rb
Perputaran
1,66 M1,38 M
Harga Rata-rata
4.546,22326,63
Nilai Transaksi
1,66 M1,38 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.500326
Volume Ekuilibrium Indikatif
112286

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RLCO
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA