Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO) vs Charlie Hospital Semarang Tbk. (RSCH)

Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading
Charlie Hospital Semarang Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Abadi Lestari Indonesia Tbk. dan Charlie Hospital Semarang Tbk.: Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.510 (kapitalisasi pasar 14,06 T, volume 24 jam 241,9 rb), sedangkan Charlie Hospital Semarang Tbk. diperdagangkan di Rp312 (kapitalisasi pasar 821,5 M, volume 24 jam 25,59 jt). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 17,1× kapitalisasi pasar Charlie Hospital Semarang Tbk., dan Charlie Hospital Semarang Tbk. lebih aktif diperdagangkan (25,59 jt vs 241,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RLCORSCH
Kapitalisasi Pasar
14,06 T821,5 M
Volume
241,9 rb25,59 jt
Lot
2,42 rb255,95 rb
Perputaran
1,09 M7,95 M
Harga Rata-rata
4.502,95310,77
Nilai Transaksi
1,09 M7,95 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.510312
Volume Ekuilibrium Indikatif
1910

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RLCO
Lihat detail
RSCH
Lihat detail

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO

Tentang Charlie Hospital Semarang Tbk.

PT Charlie Hospital Semarang, Tbk (the "Company") was established based on Deed No. 35 dated 11 February 2019, which was made before Notary Nur Hadi, SH, MKn, notary in Kendal Regency and has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-0008598.AH.01.01. Year 2019 February 11, 2019. The company started its commercial operations on September 23, 2019.

Selengkapnya di halaman RSCH