Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) vs Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE)

Ricky Putra Globalindo TbkTrading
Damai Sejahtera Abadi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Ricky Putra Globalindo Tbk dan Damai Sejahtera Abadi Tbk.: Ricky Putra Globalindo Tbk diperdagangkan di Rp78 (kapitalisasi pasar 50,05 M, volume 24 jam 1,9 jt), sedangkan Damai Sejahtera Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp145 (kapitalisasi pasar 399,96 M, volume 24 jam 3,1 jt). Perbedaan utamanya: Damai Sejahtera Abadi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar Ricky Putra Globalindo Tbk, dan Damai Sejahtera Abadi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,1 jt vs 1,9 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RICYUFOE
Kapitalisasi Pasar
50,05 M399,96 M
Volume
1,9 jt3,1 jt
Lot
19,04 rb31 rb
Perputaran
147,55 jt430,17 jt
Harga Rata-rata
77,51138,78
Nilai Transaksi
147,55 jt430,17 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
78145
Volume Ekuilibrium Indikatif
6591,5 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RICY
Lihat detail
UFOE
Lihat detail

Tentang Ricky Putra Globalindo Tbk

PT Ricky Putra Globalindo Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 166 dated December 22, 1987 of Sinta Susikto, S.H., as amenden notarial deed No. 99 dated July 10 1997 of Raharti Sudjardjati, S.H. PT. Ricky Putra Globalindo Tbk is a growing company focusing on manufacturing men`s underwear, outwear and general trading with a total annual production capacity of 9.9 million dozen. Men`s underwear are traded using GTMan, Ricsony and Ricky, as its registered trade marks.

Selengkapnya di halaman RICY

Tentang Damai Sejahtera Abadi Tbk.

PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (the Company) was established in Surabaya based on Notarial Deed No. 46 of Setiawati Sabarudin, S.H., Notary in Surabaya, dated January 29, 2004. The Company’s immediate parent company is PT Damai Sejahtera Lestari, which is ultimately owned by Mr. Pudji Harianto and Mr. Poedji Harixon.

Selengkapnya di halaman UFOE