Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) vs Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE)

Ricky Putra Globalindo TbkTrading
Damai Sejahtera Abadi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Ricky Putra Globalindo Tbk dan Damai Sejahtera Abadi Tbk.: Ricky Putra Globalindo Tbk diperdagangkan di Rp79 (kapitalisasi pasar 50,7 M, volume 24 jam 2,35 jt), sedangkan Damai Sejahtera Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp141 (kapitalisasi pasar 405,76 M, volume 24 jam 73 rb). Perbedaan utamanya: Damai Sejahtera Abadi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar Ricky Putra Globalindo Tbk, dan Ricky Putra Globalindo Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,35 jt vs 73 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RICYUFOE
Kapitalisasi Pasar
50,7 M405,76 M
Volume
2,35 jt73 rb
Lot
23,55 rb730
Perputaran
186,97 jt10,26 jt
Harga Rata-rata
79,4140,51
Nilai Transaksi
186,97 jt10,26 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
79141
Volume Ekuilibrium Indikatif
3271

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RICY
Lihat detail
UFOE
Lihat detail

Tentang Ricky Putra Globalindo Tbk

PT Ricky Putra Globalindo Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 166 dated December 22, 1987 of Sinta Susikto, S.H., as amenden notarial deed No. 99 dated July 10 1997 of Raharti Sudjardjati, S.H. PT. Ricky Putra Globalindo Tbk is a growing company focusing on manufacturing men`s underwear, outwear and general trading with a total annual production capacity of 9.9 million dozen. Men`s underwear are traded using GTMan, Ricsony and Ricky, as its registered trade marks.

Selengkapnya di halaman RICY

Tentang Damai Sejahtera Abadi Tbk.

PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (the Company) was established in Surabaya based on Notarial Deed No. 46 of Setiawati Sabarudin, S.H., Notary in Surabaya, dated January 29, 2004. The Company’s immediate parent company is PT Damai Sejahtera Lestari, which is ultimately owned by Mr. Pudji Harianto and Mr. Poedji Harixon.

Selengkapnya di halaman UFOE