Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) vs Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk. (SCCO)

Ricky Putra Globalindo TbkTrading
Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Ricky Putra Globalindo Tbk dan Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk.: Ricky Putra Globalindo Tbk diperdagangkan di Rp78 (kapitalisasi pasar 50,05 M, volume 24 jam 1,9 jt), sedangkan Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk. diperdagangkan di Rp2.290 (kapitalisasi pasar 1,9 T, volume 24 jam 13,4 rb). Perbedaan utamanya: Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk. jauh lebih besar — sekitar 38× kapitalisasi pasar Ricky Putra Globalindo Tbk, dan Ricky Putra Globalindo Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,9 jt vs 13,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RICYSCCO
Kapitalisasi Pasar
50,05 M1,9 T
Volume
1,9 jt13,4 rb
Lot
19,04 rb134
Perputaran
147,55 jt30,79 jt
Harga Rata-rata
77,512.297,84
Nilai Transaksi
147,55 jt30,79 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
782.310
Volume Ekuilibrium Indikatif
6591,7 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RICY
Lihat detail
SCCO
Lihat detail

Tentang Ricky Putra Globalindo Tbk

PT Ricky Putra Globalindo Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 166 dated December 22, 1987 of Sinta Susikto, S.H., as amenden notarial deed No. 99 dated July 10 1997 of Raharti Sudjardjati, S.H. PT. Ricky Putra Globalindo Tbk is a growing company focusing on manufacturing men`s underwear, outwear and general trading with a total annual production capacity of 9.9 million dozen. Men`s underwear are traded using GTMan, Ricsony and Ricky, as its registered trade marks.

Selengkapnya di halaman RICY

Tentang Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk.

Established in 1970, Sucaco started commercial production of low-voltage cables in 1972. The company produces a wide range of power and telecommunication cables, which met both local and international standards.

Selengkapnya di halaman SCCO