Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS) vs Timah Tbk. (TINS)

Kian Santang Muliatama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kian Santang Muliatama Tbk. dan Timah Tbk.: Kian Santang Muliatama Tbk. diperdagangkan di Rp190 (kapitalisasi pasar 277,25 M, volume 24 jam 3,41 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.980 (kapitalisasi pasar 27,71 T, volume 24 jam 81,32 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 99,9× kapitalisasi pasar Kian Santang Muliatama Tbk., dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (81,32 jt vs 3,41 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RGASTINS
Kapitalisasi Pasar
277,25 M27,71 T
Volume
3,41 jt81,32 jt
Lot
34,08 rb813,24 rb
Perputaran
647,52 jt311,94 M
Harga Rata-rata
1903.835,77
Nilai Transaksi
647,52 jt311,94 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1903.720
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,38 rb103,7 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RGAS
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Kian Santang Muliatama Tbk.

PT Kian Santang Muliatama Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Artisa Khamelia Ramadiyanti, S.H., M.Kn., No. 634, dated November 28, 2018. The Entity started its commercial operations on 2019. The controlling party for the Company is Edy Nurhamid Amin.

Selengkapnya di halaman RGAS

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS