Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) vs Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA)

Raharja Energi Cepu Tbk.Trading
Chandra Asri Pacific Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Raharja Energi Cepu Tbk. dan Chandra Asri Pacific Tbk.: Raharja Energi Cepu Tbk. diperdagangkan di Rp5.200 (kapitalisasi pasar 13,91 T, volume 24 jam 2,1 jt), sedangkan Chandra Asri Pacific Tbk. diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar 194,65 T, volume 24 jam 129,85 jt). Perbedaan utamanya: Chandra Asri Pacific Tbk. jauh lebih besar — sekitar 14× kapitalisasi pasar Raharja Energi Cepu Tbk., dan Chandra Asri Pacific Tbk. lebih aktif diperdagangkan (129,85 jt vs 2,1 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RATUTPIA
Kapitalisasi Pasar
13,91 T194,65 T
Volume
2,1 jt129,85 jt
Lot
21,03 rb1,3 jt
Perputaran
10,99 M300,38 M
Harga Rata-rata
5.228,212.313,34
Nilai Transaksi
10,99 M300,38 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5.1752.270
Volume Ekuilibrium Indikatif
79431,27 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RATU
Lihat detail
TPIA
Lihat detail

Tentang Raharja Energi Cepu Tbk.

PT Raharja Energi Cepu Tbk (the Company) was established under the name of PT Syabas Usaha Migas on October 16, 2006 based on notarial deed No. 07 of Indah Setyaningsih, S.H. The Company incorporated in the business group of PT Rukun Raharja Tbk. The Company's ultimate parent entity is PT Rukun Raharja Tbk.

Selengkapnya di halaman RATU

Tentang Chandra Asri Pacific Tbk.

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk formerly PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk (the Company) was established under the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 and Law No. 12 year 1970 by Notarial Deed No. 40 dated November 2, 1984 of Ridwan Suselo, S.H., notary public in Jakarta. The Company is the largest Indonesia producer of polypropyleneresins that are used in the manufacture of a wide range of consumer products.

Selengkapnya di halaman TPIA