Perbedaan YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF dan Tilray Brands Inc: YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF diperdagangkan di $39,27 (kapitalisasi pasar $28,69M), sedangkan Tilray Brands Inc diperdagangkan di $3,54 (kapitalisasi pasar $530,54M). Perbedaan utamanya: Tilray Brands Inc jauh lebih besar — sekitar 18,5× kapitalisasi pasar YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF, dan YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF lebih aktif diperdagangkan (22.490 vs 9.099.075). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF selama 61 Hari dan Tilray Brands Inc selama 31 Hari.
| QDTY | TLRY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $28,69M | $530,54M |
Volume | 22.490 | 9.099.075 |
Sektor | Income / Options Overlay | Health |
Tertinggi 52 Minggu | $46,71 | $21,00 |
Terendah 52 Minggu | $36,57 | $3,57 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 31 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $684,46M |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
QDTY (YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF) diperdagangkan di $39,27 dengan penurunan harian -0,84%. ETF ini menunjukkan momentum teknis bullish dengan sinyal beli dominan dari moving averages, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. QDTY secara konsisten membagikan dividen mingguan dengan yield yang tinggi, termasuk dividen terbaru $0,24 per saham yang diumumkan 6 Oktober 2026 dengan yield 3.112%.
Outlook QDTY didukung oleh strategi covered call yang menghasilkan pendapatan reguler, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas pasar dan risiko penurunan nilai saat kondisi overbought. Yield tinggi menjadi daya tarik utama, tetapi performa bergantung pada stabilitas underlying assets Nasdaq 100. Risiko utama termasuk fluktuasi pasar dan sensitivitas terhadap volatilitas opsi.
TLRY diperdagangkan pada $3.54, turun 4.71% dalam 24 jam, mendekati level terendah 52-minggu. Saham menunjukkan tekanan teknis bearish dengan fundamental yang menantang - perusahaan mengalami kerugian bersih $2.19 miliar pada 2025 meski revenue tumbuh menjadi $821 juta. Analis menunjukkan konsensus hold (65%) dengan target harga $65.01, namun kinerja kuartalan terus meleset dari ekspektasi.
Outlook tetap berisiko tinggi dengan profitabilitas negatif dan arus kas operasional negatif, meski valuasi P/S 0.44 dan P/B 0.33 terlihat menarik. Katalis potensial termasuk reformasi marijuana AS dan ekspansi bisnis minuman, namun investor perlu mempertimbangkan volatilitas sektor dan tantangan operasional perusahaan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
QDTY adalah ETF yang dikelola secara aktif dengan strategi 'synthetic covered call' pada Indeks Nasdaq-100 menggunakan opsi zero-days-to-expiration (0DTE). ETF ini bertujuan menghasilkan pendapatan mingguan yang tinggi dengan menjual opsi beli harian, memberikan partisipasi terbatas pada kenaikan indeks namun tetap terekspos sepenuhnya pada risiko penurunan nilai indeks.
Selengkapnya di halaman QDTY →Tilray adalah perusahaan Kanada yang menanam dan menjual ganja medis dan rekreasional. Pada 2021, Aphria mengakuisisi Tilray melalui merger terbalik dan mengadopsi nama Tilray. Sebagian besar penjualannya berasal dari Kanada dan ekspor ganja medis internasional, sementara bisnisnya di AS berfokus pada produk CBD dan alkohol.
Selengkapnya di halaman TLRY →