Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pyridam Farma Tbk (PYFA) vs Wahana Pronatural Tbk. (WAPO)

Pyridam Farma TbkTrading
Wahana Pronatural Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pyridam Farma Tbk dan Wahana Pronatural Tbk.: Pyridam Farma Tbk diperdagangkan di Rp252 (kapitalisasi pasar 2,85 T, volume 24 jam 14,4 jt), sedangkan Wahana Pronatural Tbk. diperdagangkan di Rp185 (kapitalisasi pasar 229,57 M, volume 24 jam 6,8 jt). Perbedaan utamanya: Pyridam Farma Tbk jauh lebih besar — sekitar 12,4× kapitalisasi pasar Wahana Pronatural Tbk., dan Pyridam Farma Tbk lebih aktif diperdagangkan (14,4 jt vs 6,8 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PYFAWAPO
Kapitalisasi Pasar
2,85 T229,57 M
Volume
14,4 jt6,8 jt
Lot
144,05 rb68,05 rb
Perputaran
3,62 M1,26 M
Harga Rata-rata
251,34184,51
Nilai Transaksi
3,62 M1,26 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
252185
Volume Ekuilibrium Indikatif
3632,93 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PYFA
Lihat detail
WAPO
Lihat detail

Tentang Pyridam Farma Tbk

PT. Pyridam Farma Tbk. Founded in Jakarta based on Limited Company Act on November 27th 1976 and start the commercial operation since 1978 which conduct in pharmaceutical business.On its first establishmnent, the corporate produce & distribute medicine products for livestock & pet.. Since 1985 the corporate develop pharmacy division which emphasize produce and distribute health product for human and for livestock held by veterinary division.

Selengkapnya di halaman PYFA

Tentang Wahana Pronatural Tbk.

PT Wahana Phonix Mandiri (the Company) Tbk was established on August 7, 1993 under the name PT Golden Phoenix. On January 31, 2000 the Company changed its named to be PT Wahana Phonix Mandiri, Tbk. Deed by making statements shareholders meeting extraordinary No.2 on June 2, 2012 by Wachid Hasyim, notary in Surabaya, the Company name was changed to PT Wahana Pronatural Tbk

Selengkapnya di halaman WAPO